DJSN Himbau Tidak Ambil Manfaat BPJS Sebelum Jatuh Tempo

DJSN Himbau Tidak Ambil Manfaat BPJS Sebelum Jatuh Tempo

"Kami khawatir fenomena pengambilan dana jaminan hari tua, sebelum jatuh tempo ini akan menjadi permasalahan sendiri, bukan hanya permasalahan di BPJS saja tetapi juga kepada perekonomian nasional kita"

DJSN Himbau Tidak Ambil Manfaat BPJS Sebelum Jatuh Tempo


Telegraf, Bogor – Program sistem jaminan sosial nasional (SJSN) yang meliputi 5 program diharapkan terus berjalan sesuai dengan tujuan memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi peserta/ anggota keluarganya apabila terjadi hal yang yang mengakibatkan hilangnya atau berkurang pendapatan karena menderita sakit, mengalami kecelakaan kerja, memasuki usia lanjut atau meningal dunia.

Agar pencapaian tersebut masyarakat harus aware terhadap program tersebut yaitu dengan tidak mengambil manfaat sebelum jatuh tempo, terhadap kepesertaan jaminan Hari Tua (JHT) hal ini akan berimbas tidak hanya pada Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) tetapi juga akan menganggu jalannya perekonomian nasional Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Taufik Hidayat, Anggota Komisi Monitoring dan Evaluasi DJSN saat Workshop Evaluasi kinerja Forum Media DJSN di Cikopo, Bogor.

“Kami khawatir fenomena pengambilan dana jaminan hari tua, sebelum jatuh tempo ini akan menjadi permasalahan sendiri, bukan hanya permasalahlan di BPJS saja tetapi juga kepada perekonomian nasional kita,” tuturnya (29/12).

Taufik mengatakan uang yang hampir Rp250 triliun tersebut tidak berada di kash BPJS yang berupa cash, melainkan berupa saham yang berbentuk obligasi, baik pemerintah maupun koorporasi.

Taufik menjelaskan fenmena pengambilan dana JHT dari tahun 2015 higga November yang lalu sudah mencapai Rp70 Triliun, dan ini sangat menghawatirkan.

“Ada kejadian penarikan dana JHT sebelum waktunyaa dan ini sangat masif dari tahun 2015 hingga sekarang November sudah mencapai 70 triliun, dan ini sangat bahaya sekali,” tuturnya

Baca Juga :   Zipmex Umumkan Investornya Setelah Mendapat Pendanaan 41 Juta Dolar AS

Ia menambahkan masyarakat blm faham bahwa program JHT tersebut adalah program panjang yaitu program hari tua, “dimana kita tidak faham bahwa program JHT itu adalah program panjang yaitu jaminan hari tua bukan jaminan hari terjepit,” selorohnya. (Red)


Credit Photo : DJSN Himbau Tidak Ambil Manfaat BPJS Sebelum Jatuh Tempo/telegraf


Atti K.

close