Digitalisasi Sekolah, Kemdikbud Anggarkan Dana Rp1,49 Triliun

“Jadi program digitalisasi sekolah ini ada bermacam-macam. Ada program kita berjalan terus seperti membantu sekolah kita. Ini adalah effort yang besar di manajemen sekolah, kurikulum, penguatan dan lain-lain,”

Digitalisasi Sekolah, Kemdikbud Anggarkan Dana Rp1,49 Triliun

Telegraf – Pagu tahun anggaran (TA) 2021 untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengalami peningkatan. Pada TA 2020, Kemdikbud mendapat pagu APBN-P yang disahkan DPR senilai Rp 70,72 triliun dan untuk pagu berjalan 2020 senilai Rp 81,53 triliun. Sementara untuk pagu TA 2021 berdasarkan nota keuangan Rp 81,53 triliun. Sebesar Rp 1,49 triliun dianggarkan untuk digitalisasi sekolah.

Mendikbud Nadiem Makarim menyebutkan, program ini memberi kemerdekaan untuk anak Indonesia di mana pun berada untuk mendapatkan akses konten-konten kurikulum, pengajaran dan pelatihan, serta data dan berbagai macam bantuan yang bisa diberikan pelayanan melalui digital.

“Jadi program digitalisasi sekolah ini ada bermacam-macam. Ada program kita berjalan terus seperti membantu sekolah kita. Ini adalah effort yang besar di manajemen sekolah, kurikulum, penguatan dan lain-lain,” ujar Nadiem dalam Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Kemdikbud di Gedung Nusantara II DPR Jakarta, Kamis (09/03/2020).

Selain itu ada pula pembuatan bahan ajar dengan platform digital, sehingga kurikulum yang awalnya luar jaringan (luring) bisa lebih interaktif. Nadiem menyebutkan, untuk pembelajar di TVRI akan terus berlanjut tidak hanya pada masa pandemi saja.

Kemudian, terkait penyediaan peralatan TIK seperti pengadaan laptop, kata Nadiem, dilakukan untuk mengantisipasi asesmen kompetensi 2021 dan juga untuk memberikan TIK yang layak bagi guru dan siswa.

“Ini temanya digitalisasi sekolah, jadi ini kemerdekaan sekolah-sekolah mengakses informasi yang sama, menutup kesenjangan bagi sekolah-sekolah yang punya dan tidak punya, serta meningkatkan mutu dan kualitas dengan meningkatkan akses berkolaborasi antara guru,” ucapnya.

Baca Juga :   Pembelajaran Online, KPAI Minta Kemdikbud Tambah Kuota Internet

Nadiem menambahkan, digitalisasi sekolah ini memberikan kemerdekaan pada siswa untuk belajar dari berbagai macam sumber dan kanal.


Photo Credit : Ilustrasi sekolah daring atau online FILE/DOK/IST

 

Rina C. Latuperissa