Digital Talent Scholarship Tingkatkan SDM Handal dari Menkoinfo

"Kalau kita lihat, negara maju itu memiliki banyak penduduk. Contohnya China"

Digital Talent Scholarship Tingkatkan SDM Handal dari Menkoinfo

Telegraf – Peningkatan sumber daya menusia (SDM) adalah salah satu fokus pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin agar masyarakat dari berbagai jenis umur dapat meningkatkan kualitas diri sehingga dapat bersaing dengan masyarakat luas. Jumlah penduduk yang besar menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan bangsa.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Henri Subiakto menyampaikan dalam diskusi media Forum Merdeka Barat 9, di Jakarta .

“Kalau kita lihat, negara maju itu memiliki banyak penduduk. Contohnya China”, ungkapnya Henri Selasa (10/11).

Untuk meningkatkan kualitas diri Hendri menjelaskan saat ini Kementerian Kominfo tengah menyelenggarakan program “Digital Talent Scholarship” dengan menyasar pada belasan ribu orang dengan segala usia di tengah pandemi, yang pelatihannya di lakukan secara during, dengan mengundang berbagai ahli yang memiliki kompeten di bisangnya masing masing. keapa ini dilakukankarena kualitas sumber daya manusia di butuhkan sensuai dengan kemajuan jaman.

“Program bekerjasama dengan google, amazon, dan juga dengan lembaga pendidikan bergengsi di tanah air,” kata Hendri.

Kondisi masyarakat saat ini, terlebih khusus kaum muda dikatakan Henri sangat akrab dengan penggunaan teknologi modern. Namun, tetap diperlukan peningkatan kualitas diri melalui pelatihan-pelatihan yang digelar oleh Kominfo saat ini. Mengingat tidak semua teknologi yang ada dapat dikuasai sepenuhnya oleh kaum muda.

“Banyak perkembangan IoT, Artificial Intelegence (AI), dan lain sebagainya yang harus senantiasa dilakukan update kepada masyarakat,” tuturnya.

Dalam mendorong peningkatan hal kualitas SDM Kominfo telah membangun banyak akses internet. Ini penting mengingat jaringan internet menjadi tulang punggung dalam meningkatkan kualitas diri. Dengan jaringan telekomunikasi yang berkualitas tentunya, transfer edukasi yang dilakukan melalui darimg dapat terjadi. Pada tahun 2020, telah terdapat 70.670 desa yang telah terjangkau dengan kualitas internet berkualitas. Tinggal 12.548 desa yang belum terjangkau sinyal berkualitas saat ini. (AK)


Photo Credit : ilustrasi/Doc/kominfo.go.id


 

Atti K.