Connect with us

Didaktika

Tampilkan Kreasi Anak Didiknya, Al Azhar Launching Penerimaan Murid Baru

Published

on

Sekolah Islam Al Azhar Karawang mengadakan Launching Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Pelajaran 2023-2024 pada hari Jumat, 6 Agustus 2022. TELEGRAF

Telegraf – Yayasan Pesantren Islam Al Azhar merupakan salah satu Yayasan Islam tertua di Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan, dan di Kabupaten Karawang, Sekolah Islam Al Azhar sudah hadir sejak tahun 2011 di bawah naungan Yayasan Bina Prestasi Indonesia Gemilang.

Sebagai wujud eksistensi dan bentuk apresiasi terhadap minat calon murid, Sekolah Islam Al Azhar Karawang mengadakan Launching Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Pelajaran 2023-2024 pada hari Jumat, (06/08/2022) di Atrium Mal KCP Karawang.

Acara ini dimeriahkan oleh penampilan murid-murid Al Azhar Karawang, dihadiri oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kab. Karawang serta diisi dengan tausyiah oleh Ustadz Handy Bonny.

Ketua Yayasan Bina Prestasi Indonesia Gemilang, R. Tedjasuria, mengungkapkan bahwa Lembaga Pendidikan yang terletak di Jalan Arteri Galuh Mas Telukjambe Karawang ini mulai membuka pendaftaran untuk KB/TK Islam Al Azhar 36, SD Islam Al Azhar 41, SMP Islam Al Azhar 35 dan SMA Islam Al Azhar 17 Tahun Pembelajaran 2023-2024.

Dalam sambutannya, Tedjasuria juga menyampaikan perihal promo yang bisa didapatkan baik selama acara maupun selama masa Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2023-2024, diantaranya potongan biaya pendaftaran senilai Rp 100.000 untuk pendaftaran langsung pada saat acara, beasiswa potongan uang pangkal hingga 50% untuk murid berprestasi di bidang akademis dan non akademis, dan free SPP hingga 3 bulan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Sekolah Islam Al Azhar sangat mengedepankan kualitas, terakreditasi A unggul, bilingual dan mengacu pada kurikulum merdeka dan kurikulum cambrige. Disamping itu, kami mengutamakan pendidikan Islam yang kami terapkan dalam kebiasaan sehari-hari”, tambah Tedjasuria dihadapan tamu dan undangan yang hadir.

Ia menambahkan, bahwa Sekolah Islam Al Azhar Karawang memiliki fasilitas yang menunjang, seperti lapangan olahraga, laboratorium komputer, Bahasa, fisika dan kimia yang dapat mendukung pembelajaran murid-muridnya. Selain itu Sekolah Islam Al Azhar Karawang juga memberikan Kartu Pelajar untuk setiap muridnya dengan keistimewaan yang tidak ada pada kartu pelajar sekolah lain, seperti discount 25% tiket masuk Wonderland Adventure Waterpark, discount 15% Mercure Hotel, Discount 15% untuk buku terbitan Kompas Gramedia di Gramedia World Karawang, potongan harga special di Karnival Galuh Mas, Discount 15% The Harvest Galuh Mas, untuk pembelian unit rumah di Galuh Mas, discount Uang Pangkal 10% dan gratis parkir di 3 Mal Galuh Mas.

Baca Juga :   PA GMNI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan UBK

Acara ini dihadiri pula oleh Manager IT Galuh Mas Group, Eko Sumardianto yang mensosialisasikan aplikasi SMART Al Azhar yang dapat diunduh di App Store atau Play Store untuk memudahkan murid dan calon murid dalam memperoleh informasi, pendaftaran online, pembayaran, unduh kartu pelajar dan masih banyak lagi.

“Selain itu, pendaftaran online juga dapat di akses di website Al Azhar www.alazhar-karawang.sch.id. Kami akan terus berproses untuk memberikan kemudahan bagi murid dan orangtua”, tambah Eko.

Selama acara Launching berlangsung, terdata sudah lebih dari 20 calon murid yang mendaftar di tempat. Segera daftarkan putra putri anda ke Sekolah Islam Al Azhar Karawang selama kuota masih ada dan bergabung bersama keluarga besar Al Azhar untuk mencetak generasi Qur’ani yang beradab dan berdaya saing global. Al Azhar Karawang, learning today, leading tomorrow. (rls)

Aris Maulana

Bagikan Artikel
Advertisement
Click to comment

Didaktika

PA GMNI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan UBK

Published

on

Penandatangan kesepakatan (MOU) oleh Ketua Harian DPP PA GMNI Arudji Wahyono dan rektor UBK Didik Suhariyanto di aula UBK Jakarta, Kamis 29 September 2022. MARHAENIST.ID
Penandatangan kesepakatan (MOU) oleh Ketua Harian DPP PA GMNI Arudji Wahyono dan rektor UBK Didik Suhariyanto di aula UBK Jakarta, Kamis 29 September 2022. TELEGRAF

Telegraf – Universitas Bung Karno (UBK) menjalin kerjasama dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI). Kerja sama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh ketua harian DPP PA GMNI Arudji Wahyono dan rektor UBK Didik Suhariyanto. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP PA GMNI Arif Hidayat dan Ketua Yayasan Bung Karno M. Marhaendra, di aula Bung Karno, Kamis malam (29/09/2022).

Dalam sambutannya, Didik mengatakan kerja sama ini sangat penting dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan bagi mahasiswa UBK.

“Di era revolusi industri 4.0 dan era society 5.0 yang telah membuat disrupsi hampir semua kehidupan manusia termasuk pengelolaan layanan pendidikan tinggi,” katanya.

Menurutnya, dengan kerja sama tersebut diharapkan dapat meneruskan perjuangan dalam membangun karakter dan wawasan kebangsaan dalam bidang pendidikan.

“Kolaborasi ini juga untuk meneruskan perjuangan dalam membangun nation and character building dalam bidang pendidikan dengan motto Ilmu Amaliah dan Amal Ilmiah. Dalam rangka pembangunan bangsa dan negara seperti yang di cita-citakan oleh The Founding Father Bung Karno,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Arif Hidayat juga mengatakan, bahwa bentuk kerjasama yang ditawarkan oleh DPP PA GMNI adalah mulai dari memberikan pendidikan, praktek, pengabdian hingga penelitian.

Baca Juga :   PA GMNI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan UBK

“Keduanya berharap dalam kerja sama ini dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, menghasilkan produk hasil penelitian yang berdaya guna bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” kata Arif.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Karno M. Marhaendra, menilai kedatangan GMNI ke UBK sama dengan kembali ke kandang yang sesungguhnya.

“Karena, jika di lihat latar belakang GMNI adalah anak-anak ideologis Bung Karno,” ujar Marhaendra yang merupakan putra dari Rachmawati Soekarnoputri.

Aris Maulana

Bagikan Artikel
Continue Reading

Didaktika

Dorong Siswa menjadi IoT di Samsung Innovation Campus 2022 Batch 3

Published

on

By

Photo Credit : Para-siswa-siswa-dari-kelompok-DA-Team-SMK-Al-Huda-Kota-Kediri-Jawa-Timur-peserta-program-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-3/Doc/Samsung

Telegraf – Dorong siswa menjadi Internet of Things (IoT) Developer yang terampil dan siap diserap oleh industri, Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 yang memasuki stage ketiga.

“Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 sejalan dengan upaya pemerintah mendorong peningkatan kapasitas guru dalam bidang TIK dan mencetak siswa Indonesia sebagai generasi muda yang menguasai teknologi digital, mampu menghasilkan solusi nyata untuk berbagai permasalahan di komunitas mereka, dan siap bersaing di industri. Kami berharap pengalaman dan keterampilan yang mereka dapatkan di SIC akan bermanfaat bagi masa depan mereka,” ungkap Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia.

Data Kementerian Kominfo pada 2022, akan terdapat 400 juta perangkat IoT di Indonesia dan akan menjadi 678 juta perangkat pada 2025 yang didorong oleh teknologi 5G. Laporan World Economic Forum bertajuk The Future of Jobs Report 2020 menyebutkan, sebanyak 9 persen perusahaan pada 2025 sudah memanfaatkan teknologi IoT. Untuk mengantisipasi hal itu, Kominfo dan Kemendikbudristek kemudian mendorong peningkatan kapasitas dunia pendidikan SMA dan SMK dalam pemanfaatan TIK yang berfokus pada teknologi IoT, Big Data, Cloud Computing, Video Based Learning, Virtual Reality, dan Augmented Reality.

Pada tahap bootcamp ke tiga ini Ennita menerangkan, para siswa diajarkan beberapa materi, diantaranya; Foundation & Hardware (IoT), Networking & Communication Basics (Raspberry Pi), Software & Platform (MongoDB, PyMongo, UBIDOTS).

Salah satu peserta didik dari SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang, Ardika Purna Siswa mengatakan, materi-materi yang diajarkan di bootcamp bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai konsep design thinking, innovation, berpikir kritis, program validation, membuat ide solusi, python course, dan IoT course, yang saling berkaitan dalam menggarap produk IoT.

Produk IoT yang dirancang tim Ardika adalah smart aquarium yang disebut AQUAThings, dirancang untuk mempermudah mengontrol akuarium ikan hias melalui smartphone. Solusi ini bertumpu pada tiga fitur utama, yaitu IoT pengatur kadar PH air, IoT feeder fish, dan IoT pencahayaan akuarium.

Baca Juga :   PA GMNI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan UBK

“Karena produk kami kan berhubungan dengan air, kami sudah sering mengalami konsleting saat perakitan karena sensor-sensornya ada di dalam air sehingga menyebabkan kerugian,” kata Ardika yang bercita-cita menjadi hardware engineer ini.

Sementara itu Daffa Eka Sujianto siswa dari SMK Al Huda, Kota Kediri Jawa Timur.Desain project IoT tim Daffa adalah kacamata yang dilengkapi sensor ultrasonic, GPS, kamera, dan speaker yang bisa memberikan perintah berbelok kepada tuna netra berdasarkan data dari sensor. Kacamata itu diciptakan untuk membantu tuna netra untuk lebih mudah beraktivitas.

“Kami senang bisa lolos sampai ke stage ini, karena kami belum pernah diajarkan materi-materi seperti itu, jadinya sangat bermanfaat,” kata Daffa.

Desain project IoT tim Daffa adalah kacamata yang dilengkapi sensor ultrasonic, GPS, kamera, dan speaker yang bisa memberikan perintah berbelok kepada tuna netra berdasarkan data dari sensor. Kacamata itu diciptakan untuk membantu tuna netra untuk lebih mudah beraktivitas.

Aris Maulana

Bagikan Artikel
Continue Reading

Didaktika

Jaring Talenta, Ganjar Dorong Kampus Beri Ruang Kreasi Mahasiswa

Published

on

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara dalam acara Pembekalan Terpadu Mahasiswa Baru 2022 "Joyfull Learning" di Lapangan Albertus Kampus Unika Soegijapranata, Rabu (31/08/2022). FILE/Humas Jateng/Telegraf
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara dalam acara Pembekalan Terpadu Mahasiswa Baru 2022 "Joyfull Learning" di Lapangan Albertus Kampus Unika Soegijapranata, Rabu (31/08/2022). FILE/Humas Jateng/Telegraf

Telegraf – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong kampus agar lebih adaptif memberikan ruang kreasi kepada mahasiswa. Hal itu bertujuan untuk memunculkan banyak talenta, baik dalam bidang keilmuan maupun di luar keilmuan, dan generasi yang memiliki kepemimpinan yang baik.

“Kampus harus lebih adaptif memberikan ruang kepada mahasiswa sehingga banyak talenta yang muncul. Juga menyiapkan generasi dengan leadership yang bagus melalui kegiatan atau organisasi di kampus. Jadi mahasiswa bisa belajar mengorganisasikan diri dan kelompoknya, tidak akan mendominasi diri dan memiliki keahlian,” kata Ganjar saat menjadi pembicara dalam acara Pembekalan Terpadu Mahasiswa Baru 2022 “Joyfull Learning” di Lapangan Albertus Kampus Unika Soegijapranata, Rabu (31/08/2022).

Ganjar menjelaskan, aktivitas mahasiswa dalam berorganisasi itu kemudian bisa juga dikonversi menjadi nilai akademik. Sebab banyak hal mengenai kepemimpinan dan softskill tidak didapatkan di ruang kelas tetapi dari menjadi aktivis atau berorganisasi.

“Menarik ini temanya yang di Unika ini, Joyfull Learning. Jadi bagaimana membikin pembelajaran atau prosesnya itu menyenangkan. Itu menjadi ruang untuk kreativitas mahasiswa,” ujarnya.

Kemampuan beradaptasi mahasiswa juga menjadi kunci dalam mengahadapi tantangan dunia. Terlebih kondisi dunia saat ini berubah dengan sangat cepat.

“Kita mulai kenalkan juga dunia mulai berubah, nggak bisa belajar biasa-biasa saja tetapi harus luar biasa. Itu bisa dibangun kalau mereka membuat satu kelompok, tim diskusi didampingi bapak-ibu dosen dan diarahkan pada kondisi-kondisi yang mereka harus adaptif, inovatif, dan kreatif seperti merdeka belajar,” ungkapnya.

Ganjar mengatakan pembelajaran menyenangkan atau joyfull learning juga dapat diartikan lebih luas oleh mahasiswa. Sebab kampus menjadi tempat bertemunya beragam etnis, budaya, dan golongan sosial dari seluruh daerah di Indonesia.

“Saya senang, hampir seluruh Indonesia ada. Maka joyfull learning-nya itu tidak hanya diartikan dalam proses belajarnya tetapi mereka bisa berteman dengan banyak orang dari banyak tempat, mengerti beda suku, agama, golongan sosial yang ada,” katanya.

Baca Juga :   PA GMNI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan UBK

Bertemunya beragam etnis, budaya, dan golongan itu menjadi kesempatan untuk belajar mengenai jati diri bangsa. Pertemuan itu bisa menjadi pertukaran pengetahuan mengenai adat dan budaya dari masing-masing daerah.

“Ini menjadi pembelajaran yang lebih lengkap lagi. Bisa saling berbagi pengetahuan budaya, kemudian saling mengerti dan menghormati,” jelasnya.

Dalam acara itu, Ganjar juga sempat berdialog dengan sejumlah mahasiswa. Di tengah dialog, ada salah seorang mahasiswa bernama Dafa yang bertanya tentang bagaimana cara menjadi gubernur. Setelah memberikan jawaban singkat, Ganjar mempersilakan mahasiswa lain yang tahu untuk ikut menjelaskan kepada teman-teman mahasiswanya.

Saat itulah salah seorang mahasiswi bernama Sri Utami mengangkat tangan dan menjelaskan secara detail mengenai bagaimana cara menjadi gubernur atau kepala daerah serta menjadi presiden.

“Untuk menjadi gubernur atau kepala daerah harus melalui partai (diusulkan oleh partai) atau maju independen. Tapi berbeda untuk menjadi presiden karena tidak dapat maju sebagai independen tetapi harus diusung oleh partai atau gabungan beberapa partai,” ujar mahasiswi baru Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata itu.

Aris Maulana

Bagikan Artikel
Continue Reading

Didaktika

Ini Respons Ganjar Saat Mahasiswa Ingin Jadi Pemimpin Masa Depan

Published

on

Photo Credit: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjawab pertanyaan dari seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Jumat (26/8/2022). FILE/Dok Humas Jateng/Telegraf
Photo Credit: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjawab pertanyaan dari seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Jumat (26/8/2022). FILE/Dok Humas Jateng/Telegraf

Telegraf – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan menjadi seroang pemimpin yang baik itu tidak dilihat dari keinginan tetapi dari konsistensi menjaga amanah dan melayani masyarakat. Itu disampaikan Ganjar saat menjawab pertanyaan dari seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Jumat (26/08/2022).

Awalnya seorang mahasiswi baru asal Kabupaten Blora, Lira Siswara Nursanda (18) mendapatkan kesempatan untuk bertanya kepada orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Tepatnya saat Ganjar menjadi pemateri dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga.

“Seperti kata Pak Rektor tadi, kalau Bapak (Ganjar) ke depannya terpilih menjadi pemimpin yang lebih tinggi lagi, apa yang memotivasi Bapak sehingga mempunyai keinginan menjadi pimpinan yang lebih tinggi?” tanya mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah itu kepada Ganjar.

Pertanyaan dari Lira itu langsung disambut dengan gemuruh sorakan dan tepuk tangan dari mahasiswa lainnya. Ganjar yang mendengar pertanyaan itu awalnya enggan untuk menjawab.

“Yang bilang keinginan kan Pak Rektor. Kok malah bicara politik ini lho. Nggak, nggak mau jawab aku, pertanyaan yang lain,” jawab Ganjar menanggapi pertanyaan dari Lira.

Namun Lira dengan gigih menunggu jawaban meskipun Ganjar meminta agar ia memberikan pertanyaan lain. Kegigihan Lira itu akhirnya membuat Ganjar memberikan penjelasan terkait pertanyaan itu bahwa jabatan dan pangkat itu amanah.

“Jabatan, pangkat, jangan dikejar-kejar. Itu amanah,” jelas Ganjar.

Politisi PDI Perjuangan itu kemudian menceritakan bahwa sebelum menjadi Gubernur Jawa Tengah, ia lebih dulu menjadi anggota DPR RI. Setidaknya ia menjadi anggota DPR dua periode hingga akhirnya di tengah periode kedua ditunjuk untuk maju pemilihan Gubernur Jawa Tengah pada tahun 2013 silam.

“Saya itu dulu anggota DPR dua periode. Periode kedua belum selesai, saya diperintah. Saya tidak pernah minta jadi gubernur, berat. Kepada dua lawan politik dulu saya bilang, nggak usah jadi gubernur, saya saja. Lho kan ini berat,” ujarnya sembari berseloroh.

Baca Juga :   PA GMNI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan UBK

Ganjar kemudian menjelaskan menjadi pemimpin itu harus konsisten dalam melayani masyarakat. Hal itu sudah ia tunjukkan selama memimpin Jawa Tengah.

“Saya konsisten lho sampai hari ini. Apa dan di mana ada yang melapor, saya ladeni sendiri,” katanya.

Selama ini Ganjar selalu membuka lebar layanan laporan melalui berbagai kanal. Mulai dari media sosial hingga berbagai aplikasi yang memudahkan masyarakat. Menurutnya, media sosial menjadi tempat paling efektif dalam memberikan layanan dan informasi kepada masyarakat. Bukan hanya sekadar untuk cerita narsis seseorang.

“Kalau lihat media sosial saya, itu yang saya gunakan dan mengekspresikan cara kerja saya dengan receh. Bahkan saya mewajibkan seluruh dinas di Pemprov memiliki media sosial, semua punya dan sudah terverifikasi semua,” jelas Ganjar.

Pada akhir dialog, Lira yang bercita-cita menjadi pengusaha itu mendapatkan hadiah dari Ganjar karena berani untuk bertanya. Selain Lira, ada empat mahasiswa lain yang bertanya dan kemudian mendapat hadiah yang sama dari Ganjar. Kelimanya diapresiasi Ganjar dengan dibayari uang SPP untuk satu semester.

Aris Maulana

Bagikan Artikel
Continue Reading

Didaktika

Ajak Kaum Millenial Berinvestasi OJK Tingkatkan Edukasi dan Literasi Pasar Modal Untuk Mahasiswa

Published

on

By

Sejumlah peserta menyimak paparan Direktur Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tris Yulianta sosialisasi layanan sistem elektronik pencatatan inovasi keuangan digital di ruangan OJK 'Innovation Center for Digital. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Sejumlah peserta menyimak paparan Direktur Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tris Yulianta sosialisasi layanan sistem elektronik pencatatan inovasi keuangan digital di ruangan OJK 'Innovation Center for Digital. ANTARA/Aditya Pradana Putra

Telegraf – Tingkatkan edukasi dan literasi pasar modal guna mendorong peningkatan inklusi keuangan dan percepatan pemulihan ekonomi nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organizations (SRO) menggelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEMPT) 2022

“Edukasi tentang keuangan merupakan bentuk perlindungan konsumen yang paling dasar atau utama. Yang bisa melindungi dari penipuan berkedok investasi adalah diri sendiri,” ungkap Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi.

Ia berpesan bahwa belajar tentang keuangan tidak hanya untuk mahasiswa fakultas ekonomi dan sosial saja, tetapi juga untuk seluruh disiplin ilmu yang ada.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi menyampaikan peran penting pasar modal di tengah tantangan ekonomi global serta upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Di tengah likuiditas perbankan yang cenderung semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir, pasar modal telah menjadi alternatif sumber pendanaan yang sangat menarik bagi perusahaan meningkatkan struktur permodalannya. Tidak hanya perbankan yang bisa memberikan pendanaan, tapi juga Pasar Modal,”
ujar Inarno.

Inarno juga mengajak mahasiswa dan masyarakat di Manado untuk mulai berinvestasi di pasar modal namun dengan terlebih dulu mempelajari dan memahami bentuk produk serta berbagai risikonya.

“Sebelum berinvestasi di Pasar Modal, mohon pelajari dan pahami dulu segala bentuk produk dan izin dari pihak yang menawarkannya. Di samping itu, gunakan sumber dana di luar kebutuhan pokok maupun dana cadangan, dan jangan menggunakan pinjaman, apalagi pinjaman online ilegal untuk bertransaksi di Pasar Modal,” katanya.

Ia menerangkan OJK terus berusaha meningkatkan perlindungan investor dengan mengeluarkan berbagai kebijakan dan peraturan seperti:

1. Mengedukasi masyarakat agar terhindar dari investasi bodong dan penawaran imbal hasil fixed return yang tidak masuk akal.
2. Mendorong Bursa Efek agar terus mengembangkan notasi khusus dan papan pemantauan khusus.
3. Menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 65/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 17/SEOJK.04/2021 tentang Pengembalian Keuntungan Tidak Sah dan Dana Kompensasi Kerugian Investor di Bidang Pasar Modal atau dikenal dengan disgorgement fund.
4. Menerbitkan POJK Nomor 49/POJK.04/2016 dan Keputusan Nomor 69 tahun 2020 terkait penetapan batasan paling tinggi pembayaran ganti rugi untuk setiap Pemodal dan Kustodian dengan menggunakan Dana Perlindungan Pemodal.
5. Menerbitkan POJK Nomor 23/POJK.04/2021 tentang Tindak Lanjut Pengawasan di Bidang Pasar Modal khususnya kewenangan untuk melakukan tindakan Supervisory Action kepada para pelaku industri pasar modal.
6. Menerbitkan POJK Nomor 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal untuk memperkuat kewenangan pengawasan dan penegakan hukum bagi OJK, seperti antara lain pengajuan kepailitan dan pembubaran perusahaan, perintah melakukan buy back saham Perusahaan Terbuka, serta peningkatan besaran sanksi denda.

Baca Juga :   PA GMNI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan UBK

Kuliah Umum yang dihadiri lebih dari 2.700 mahasiswa Unsrat serta diikuti secara daring oleh Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia di berbagai kampus di seluruh Indonesia ini merupakan bagian kegiatan SEPMT 2022 memperingati 45 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.

Aris Maulana

Bagikan Artikel
Continue Reading

Lainnya Dari Telegraf

close