Diduga Picu Kerusuhan Capitol Akun Medsos Donald Trump Diblokir

Diduga Picu Kerusuhan Capitol Akun Medsos Donald Trump Diblokir

"Itulah mengapa kami di sini, untuk tidak menyerahkan keputusan ini kepada pimpinan Facebook tetapi sebenarnya menggunakan dewan pengawas untuk melihat ini dengan cara yang berprinsip,"

Diduga Picu Kerusuhan Capitol Akun Medsos Donald Trump Diblokir


Telegraf – Facebook menyerahkan keputusan penangguhan tanpa batas waktu akun Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald Trump, ke dewan pengawas independen.

Akun Trump akan tetap ditangguhkan, sementara dewan pengawas, yakni badan yang baru-baru ini dibentuk Facebook, meninjau keputusan tersebut.

Facebook memblokir akses Trump ke akun Facebook dan Instagram miliknya karena kekhawatiran akan kekerasan lebih lanjut setelah kerusuhan Capitol AS pada 6 Januari yang dilakukan pendukung mantan Presiden AS ke-45 itu.

“Saya sangat yakin dengan kasus kami. Saya sangat yakin setiap orang yang punya pemikiran yang masuk akal untuk melihat keadaan di mana kami mengambil keputusan itu dan melihat kebijakan kami yang ada akan setuju,” kata Head of Global Affairs Facebook, Nick Clegg, Kamis (21/01/2021).

“Tapi, tentu saja ini adalah keputusan yang menggemparkan dunia,” tambahnya.

Ini adalah pertama kalinya raksasa media sosial itu memblokir seorang presiden, perdana menteri, atau kepala negara. Facebook tidak meminta peninjauan yang dipercepat, sehingga dewan, yang mengatakan telah menerima kasus tersebut, akan memiliki waktu maksimal 90 hari untuk membuat keputusan untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Facebook.

Sementara itu, juru bicara dewan pengawas mengatakan kemungkinan peninjauan kasus akan lebih cepat dari itu. Administrator halaman Facebook Trump memiliki opsi untuk mengirimkan pernyataan tertulis yang menentang keputusan Facebook.

Facebook juga telah meminta dewan pengawas untuk memberikan rekomendasi kapan para pemimpin politik dapat atau harus diblokir. Facebook tidak harus bertindak berdasarkan rekomendasi ini, tidak seperti keputusan kasus dewan pengawas dalam kasus Trump yang bersifat mengikat.

Dewan pengawas, yang saat ini memiliki 20 anggota, dibentuk oleh Facebook sebagai tanggapan atas kritik penanganan konten bermasalah.

“Itulah mengapa kami di sini, untuk tidak menyerahkan keputusan ini kepada pimpinan Facebook tetapi sebenarnya menggunakan dewan pengawas untuk melihat ini dengan cara yang berprinsip,” salah satu ketua dewan pengawas yang juga merupakan mantan perdana menteri Denmark, Helle Thorning-Schmidt.

Facebook mengatakan, ketika menangguhkan akun Trump, pemblokiran itu akan berlangsung setidaknya hingga akhir masa jabatan Presiden Trump dan mungkin tanpa batas waktu. Masa jabatan Trump berakhir pada Rabu (20/1/2021) ketika Joe Biden resmi dilantik sebagai Presiden ke-46 AS. Sedangkan Twitter telah memblokir akun Trump secara permanen.


Photo Credit: Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald Trump. REUTERS

 

Edo W.

close