Demo 4 November, Gubernur Soni : PNS Tetap Masuk Kerja Seperti Biasa

"PNS ikut demo berarti otomatis dia tidak ngerti posisi sebagai PNS. Ada dua kemungkinan, anak ini tidak paham dan tidak layak menjadi PNS,"

Demo 4 November, Gubernur Soni : PNS Tetap Masuk Kerja Seperti Biasa

Telegraf, Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono akan memberikan sanksi tegas kepada siapapun Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemprov DKI yang ikut dalam unjuk rasa, Jumat 4 November yang akan datang. PNS harus bisa menempatkan diri dan mengerti posisinya sebagai abdi negara.

“PNS ikut demo berarti otomatis dia tidak ngerti posisi sebagai PNS. Ada dua kemungkinan, anak ini tidak paham dan tidak layak menjadi PNS,” tegas pria yang akrab disapa Soni itu di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/11/2016).

Soni bakal memberikan sanksi bagi para PNS nakal. Tidak tanggung-tanggung, sanksinya bisa berupa pemecatan.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu mengaku, akan menyiapkan spanduk besar pada 4 November. Spanduk akan bertuliskan kata-kata ‘Salam Birokrasi, Kita Netral’.

Dalam kesempatan itu, Soni juga kembali mengingatkan PNS tidak ikut-ikutan dalam politik praktis. Sebagai birokrat, PNS merupakan instrumen pelaksana.

“Saya kira itu intinya. Itu ada porsi sendiri kami menghormati, tapi tolong kami juga dihormati untuk bisa berikan pelayanan kepada rakyat sebaik-baiknya,” jelas dia.

Sejauh ini, Soni mengaku, belum mendapat laporan soal adanya PNS berpolitik praktis. Kalaupun nantinya mendapat laporan, ia ingin informasi tersebut disertai dua bukti konkret. Setelahnya, PNS tersebut akan diminta membuat berita acara pemeriksaan (BAP).

Soni sudah menyiapkan sanksi, mulai yang paling ringan berupa peringatan hingga penundaan kenaikan pangkat dan penurunan jabatan.

“Kalau benar-benar terlibat langsung kita berhentikan. Saya tidak akan segan-segan. Karena, terus terang tidak bisa demokrasi dibangun sehat jika aparatur termasuk penyelenggara Pilkada, Bawaslu, dan KPU tidak netral,” ujar dia.

Ormas Islam berencana menggelar demo besar-besaran, Jumat 4 November. Demo melibatkan 35 ormas, termasuk Front Pembela Islam. Mereka mengklaim membela Islam dari penistaan agama. (Red)

Foto : Soni Sumarsono menghimbau kepada seluruh jajarannya bahwa PNS akan tetap masuk seperti biasa pada hari demo. | Telegraf Photo

 

Koes W. Widjojo

close