Dapat Izin Dari Wagub DKI, PKL Bebas Berjualan di Trotoar Jalanan

"Saya sudah tanya yang berjalan kaki, saya bilang terganggu nggak? Mereka jawabnya kami justru perlu ini. Jadi karena itu bukan arteri jalan kaki,"

Dapat Izin Dari Wagub DKI, PKL Bebas Berjualan di Trotoar Jalanan

Telegraf, Jakarta – Terkait banyaknya pedagang kaki lima (PKL) di wilayah DKI, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menyatakan bahwa ia mengizinkan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berdagang di trotoar Jalan Sunan Ngampel dan Jalan Adityawarman I, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan untuk tetap menjajakan dagangannya.

Alasan membolehkan PKL berdagang di kawasan tersebut adalah karena masyarakat yang biasa berlalu-lalang di daerah itu merasa tak terganggu dengan adanya para pedagang.

“Saya sudah tanya yang berjalan kaki, saya bilang terganggu nggak? Mereka jawabnya kami justru perlu ini. Jadi karena itu bukan arteri jalan kaki,” kata Sandiaga, Kamis (01/02/2018).

Selanjutnya akan mencarikan ruang untuk para pejalan kaki agar tak terganggu oleh keberadaan para PKL. Berdasarkan aturan yang berlaku trotoar itu difungsikan untuk pejalan kaki.

“Tapi karena trotoar itu memang harus menjadi fungsinya untuk pejalan kaki. Kami harus carikan jalan supaya ada sedikit ruang untuk pejalan kaki,” jelasnya.

Ditambahkannya di kawasan Melawai ada 75 pedagang dan mereka bersedia mengikuti gerakan One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE).

Menurut Wagub Sandiaga, masyarakat sangat menginginkan kalau pedagang tak diusir dari tempat tersebur. Hal tersebut karenakkeberadaan para PKL amat dibutuhkan oleh warga di sana. (Red)


Photo Credit : Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menyatakan bahwa ia mengizinkan pedagang kaki lima (PKL) di Jakarta. | Angga Yuniar

Tanggapi Artikel