Cuti Bersama Fix Tujuh Hari, Berikut Penjelasan Tindak Lanjutnya!

"Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan penyesuaian hari cuti bersama Idul Fitri melalui SKB 3 Menteri yang ditetapkan tanggal 18 April 2018. Dalam menindak lanjuti SKB 3 Menteri tersebut, pemerintah pun menjaring berbagai aspirasi baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun keamanan dan ketertiban."

Cuti Bersama Fix Tujuh Hari, Berikut Penjelasan Tindak Lanjutnya!

Telegraf, Jakarta – Sejumlah menteri dan kepala lembaga hadir dalam acara penjelasan tindak lanjut SKB 3 Menteri tentang Cuti Bersama Idul Fitri 1439 H. Antara lain, Menaker, Menhub, Mensos, Menkes, Mendagri, MenPan, dan RB, Bank Indonesia, OJK, POLRI serta 13 perwakilan kementerian/lembaga lainnya. Intinya, pemerintah mendengarkan berbagai aspirasi baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun keamanan dan ketertiban.

Pemerintah menetapkan cuti bersama hari raya Idulfitri 1439 Hijriah, tidak berubah atau tetap tujuh hari, termasuk di dalamnya tambahan cuti tiga hari, yakni tanggal 11, 12 dan 20 Juni 2018. Dengan demikian total libur lebaran tahun ini sebanyak 10 hari. Keputusan ini tetap mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang penyesuaian cuti bersama Idulfitri 1439 H pada 18 April lalu.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan penyesuaian hari cuti bersama Idul Fitri melalui SKB 3 Menteri yang ditetapkan tanggal 18 April 2018. Dalam menindak lanjuti SKB 3 Menteri tersebut, pemerintah pun menjaring berbagai aspirasi baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun keamanan dan ketertiban.

Keputusan ini diumumkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani di kantor Kemko PMK, Jakarta, Senin (07/05/18).

Dari aspek sosial, pemerintah mempertimbangkan bahwa cuti bersama akan memberi waktu yang cukup bagi masyarakat dalam bersilaturahmi bersama keluarga yang berada di luar kota dan pemerintah juga dapat melakukan rekayasa lalu lintas sehingga memberikan kenyamanan dalam perjalanan mudik.

Dari aspek ekonomi, pemerintah juga telah mempertimbangkan agar dunia usaha dapat beroperasi dengan mendapatkan dukungan pelayanan dari sektor perbankan, transportasi, urusan ekspor-impor, imigrasi, dan beacukai. Pemerintah juga telah mendengarkan aspirasi dan melakukan pembahasan bersama dengan perwakilan dari dunia usaha, APPINDO, dan KADIN, serta pihak Bursa Efek Indonesia, agar tetap dapat menciptakan kondisi perekonomian yang tetap kondusif.

Melalui serangkaian proses pembahasan dan pertimbangan, pemerintah mengambil kebijakan tindak lanjut SKB 3 Menteri tentang cuti bersama tanggal 11, 12, dan 20 Juni 2018, sebagai berikut, pertama, pemerintah memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat yang mencakup kepentingan masyarakat luas tetap berjalan seperti biasa: rumah sakit, telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamanan & ketertiban, perbankan, imigrasi, bea cukai, perhubungan, dan lain sebagainya.

Kedua, setiap kementerian/lembaga akan menugaskan opegawai yang tetap bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketiga, PNS yang tetap bekerja untuk melayani masyarakat pada saat cuti bersama, dapat mengambil cuti di waktu lain tanpa mengurangi hak cuti tahunannya.

Baca Juga  Jokowi Kembali Tegaskan Bahwa Dirinya Bukan PKI

Keempat, transaksi pasar modal dan bursa akan dibuka pada 20 Juni 2018. Ketentuan Pelayanan Perbankan akan diatur oleh Bank Indonesia. Kelima, cuti bersama di sektor swasta merupakan bagian dari cuti tahunan pekerja/buruh yang bersifat fakultatif, sehingga pelaksanaannya dilakukan atas kesepakatan antara pekerja/buruh dengan pengusaha dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan. Ketentuan lebih lanjut akan ditetapkan oleh Kemenaker.

Kemudian, keenam, Kementerian Perhubungan akan mengatur semua stakeholder pelabuhan agar dapat  bekerja dan melayani kegiatan pelabuhan selama masa cuti bersama Idul Fitri. Ketujuh, empat menko akan mengeluarkan surat instruksi kepada K/L terkait untuk melaksanakan Penugasan Pelayanan Publik dan Pengaturan Pegawai di K/L terkait. Dan kedelapan, setiap K/L akan menindak lanjuti pengaturan hal tersebut dengan menetapkan Instruksi dan/atau surat edaran.

Dengan penjelasan ini, diharapkan pelaksanaan cuti bersama Idul Fitri 1439 H, dapat berjalan dengan baik, masyarakat dapat memperoleh kenyamanan saat mudik, dan dunia usaha tetap kondusif. (Red)


Photo Credit : Sejumlah menteri dan kepala lembaga hadir dalam acara penjelasan tindak lanjut SKB 3 Menteri tentang Cuti Bersama Idul Fitri 1439 H. Antara lain, Menaker, Menhub, Mensos, Menkes, Mendagri, MenPan, dan RB, Bank Indonesia, OJK, POLRI serta 13 perwakilan kementerian/lembaga lainnya. | @KemnakerRI

Share