Ciptakan Save City, Hikvision Kolaborasikan CCTV, Big Data dan AI

"Hikvision bisa membantu pemerintah atau kepolisian dalam upaya memerangi terorisme dengan membandingkan foto pelaku yang tertangkap melalui kamera CCTV dengan database milik pemerintah,"

Ciptakan Save City, Hikvision Kolaborasikan CCTV, Big Data dan AI


Telegraf, Jakarta – Sebagai penyedia solusi bagi terciptanya Safe City dan pengawasan berbasis CCTV, Hikvision menyatakan bahwa mereka akan berupaya menggabungkan CCTV dengan berbagai teknologi lain yang terintegrasi seperti Big Data dan Artificial intelligence atau kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan tata kehidupan masyarakat agar menjadi lebih baik.

“Di Indonesia, kita sedang mencari cara untuk membut hidup masyarakat menjadi lebih baik, seperti bagaimana cara mengatasi kemacaten atau bagaimana kita bisa membantu pemerintah dalam memerangi kriminalitas dan terorisme,” kata Michael Chen, Country Product Manager Hikvision Indonesia di Jakarta, Rabu (23/05/18).

“Hikvision bisa membantu pemerintah atau kepolisian dalam upaya memerangi terorisme dengan membandingkan foto pelaku yang tertangkap melalui kamera CCTV dengan database milik pemerintah,” jelasnya.

Michael juga mengatakan  bahwa sistemnya juga bisa digunakan untuk membantu pemerintah guna mencegah terjadinya serangan atau gangguan.

“Biasanya, pelaku serangan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti misalnya kereta atau bus untuk berpindah lokasi. Dengan bantuan sistem dari Hikvision, pemerintah bisa mencari pelaku serangan atau kendaraan yang digunakan pelaku,” jelasnya.

Michael pun kemudian menjelaskan juga tentang sistem buatan Hikvision yang telah digunakan di beberapa kota dan bandar udara di Indonesia. Namun sayang dia tidak menyebutkan secara detail nama lokasi kota atau bandara yang disebutkan oleh dirinya itu.

Namun diakuinya juga bahwa Hikvision bukanlah satu-satunya penyedia sistem pendeteksi wajah lewat CCTV, Amazon Web Services juga menawarkan teknologi yang serupa. Dimana penggunaan teknologi tersebut membuat sebagian orang merasa khawatir akan privasi mereka.

Baca Juga :   Literasi Digital Targetkan Jangkau 100 Juta Orang

“Terkadang privasi adalah isu, bagaimana kita bisa menyeimbangkan antara privasi dan keamanan publik. Berapa banyak privasi yang harus kita korbankan untuk memastikan masyarakat aman.” tutupnya. (Red)


Photo Credit : Hikvision berupaya menggabungkan CCTV dengan berbagai teknologi lain yang terintegrasi seperti Big Data dan Artificial intelligence. TELEGRAF/Anjas Prawira

KBI Telegraf

close