China Akan Operasikan Jembatan Terpanjang di Dunia Pekan Depan

"Kehadiran jembatan ini akan berperan penting dalam arus barang di Kawasan Teluk antara wilayah barat Sungai Mutiara ke wilayah timur, di mana barang-barang itu akan diekspor."

China Akan Operasikan Jembatan Terpanjang di Dunia Pekan Depan

Telegraf, Hong Kong – Hampir tujuh tahun setelah dimulainya konstruksi, jembatan terpanjang di dunia yang sebagian melintasi laut akan diresmikan dan beroperasi untuk umum pada pekan depan.

Jembatan yang menghubungkan antara Macau, Hong Kong, dan Zhuhai di daratan Tiongkok itu akan diresmikan langsung oleh Presiden Xi Jinping, Rabu (24/10/18) besok.

Untuk membangun jembatan itu dibutuhkan 400.000 ton baja, memanjang sejauh 55 kilometer melewati delta Sungai Mutiara dengan 22,9 kilometer di antaranya berada di atas permukaan laut. Plus, terowongan sejauh 6,7 km.

Jika dihitung di permukaan laut saja, jembatan tersebut adalah yang terpanjang keenam di dunia.

Jembatan ini dirancang tahan gempa dan angin topan musiman yang melanda wilayah sekitar Sungai Mutiara setiap tahunnya.

Sebagai penyangga jembatan dibangun dua pulau buatan. Kehadiran jembatan ini akan memangkas waktu tempuh komuter tiga kota tersebut menjadi hanya 45 menit, atau tiga jam lebih cepat dari sebelumnya. Populasi gabungan tiga kota itu mencapai 9,6 juta orang.

Acara peresmian nanti mungkin tidak akan terlalu meriah, karena operator transportasi belum mendapat informasi dari pemerintah.

Matthew Wong Leung-pak, kepala perusahaan bus Kwoon Chung Bus Holdings, adalah salah satu yang menyampaikan keluhan.

“Pengumuman ini di luar dugaan kami,” kata Wong. “Pemerintah sebelumnya mengatakan akan memberi tahu kami dua bulan sebelumnya supaya bisa mempersiapkan diri, tetapi ini terjadi begitu mendadak.”

Kehadiran jembatan ini akan berperan penting dalam arus barang di Kawasan Teluk antara wilayah barat Sungai Mutiara ke wilayah timur, di mana barang-barang itu akan diekspor.

Menurut estimasi pemerintah Tiongkok, Kawasan Teluk ini akan memiliki PDB sekitar US$ 4,6 triliun pada 2030 nanti, ketika jembatan tersebut sudah dilintasi 29.000 kendaraan per hari. (Red)


Photo Credit : Xinhua

 

Share



Komentar Anda