BRI Syariah Alokasikan Dana Pembiayaan Sebesar Rp3 Triliun di Tahun 2020

"BRI Syariah satu satunya bank yang menyalurkan KUR dengan jumlah dana yang disalurkan mencapai Rp1.5 triliun"

BRI Syariah Alokasikan Dana Pembiayaan Sebesar Rp3 Triliun di Tahun 2020

Telegraf, Jakarta – Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) alokasikan dana pembiayaan sebesar Rp1,5 triliun di tahun 2019. Sementara tahun 2020 meningkat sebesar Rp3 triliun yang dialokasikan untuk kredit usaha rakyat (KUR).

“BRI Syariah satu-satunya bank yang menyalurkan KUR dengan jumlah dana yang disalurkan mencapai Rp1.5 triliun,” hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Bank BRI Syariah Ngatari dalam agenda kerjasama BRI Syariah dengan Dompet Dhuafa dalam rangka Perluas Akses Layanan Keuangan Syariah di ISEF 2019, Jakarta, Selasa (14/11).

Ngatari menjelaskan untuk tahun depan pembiayaan akan naik 100 persen menjadi Rp3 triliun, dikarenakan mulai awal Juli BRI konvensional menyerahkan dana simpanan yang berada di kantor cabang Aceh yang jumlahnya sebanyak Rp11 triliun.

“Tahun depan sudah mengajukan seratus persen menjadi Rp3 triliun karena mulai tahun ini BRI konvensional mulai bulan Juli lalu menyerahkan ke BRIsyariah, khusus di cabang Aceh dana simpanan menjadi syariah, yang dananya sebesar Rp11 triliun,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan sebagai bank ritel modern terus menajamkan dan fokus pada segmen ritel melalui beragam produk dan layanan dan juga melakukan beberapa kerjasama untuk meningkatkan layanan seperti bekerjasama Dompet Dhuafa, dan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Sebagai salah satu bank syariah yang ditunjuk pemerintah sebagai bank penyalur KUR, BRI Syariah berupaya agar target pemerintah tercapai. Dengan kerjasama ini maka BRI Syariah  akan mendapat rekomendasi serta informasi UMKM kreatif yang perlu mendapatkan pembiayaan,” kata Ngatari. (Red)


Photo Credit : Kokok Alun Akbar Direktur Bisnis Komerail BRI Syariah (ki) dan Iskandar Syamsi (Ka) CEO DD Tekno Dompet Duafa usai menandatangani MOU, di JCC, Senayan Jakarta. TELEGRAF

Tanggapi Artikel