BPH Migas Usulkan Dana Iuran 1 Triliun Untuk BBM Satu Harga

"Menurut kami bisa mengunakan uang PNBP BPH inikan iuran uang perusahaan, balikan saja untuk mengunakan membangun penyalur yang ada di kawasan 3 T. Karena ini menyangkut keadilan sosiat terkait energi"

BPH Migas Usulkan Dana Iuran 1 Triliun Untuk BBM Satu Harga

Telegraf, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) usulkan bahwa uang iuran badan usaha yang disetor sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diterima sebesar 1,3 triliun itu digunakan untuk program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di 3 T (Tertinggal, Terpencil dan Terluar).

“Menurut kami bisa mengunakan uang PNBP BPH inikan iuran uang perusahaan, balikan saja untuk mengunakan membangun penyalur yang ada di kawasan 3 T. Karena ini menyangkut keadilan sosiat terkait energi,” ungkap Kepala BPH Migas Fanshurullah di sela sela Coffee Morning bersama Direktur Utama Badan Usaha di Sektor Hilir Migas di Kantornya Jakarta Selatan.

Fanshurullah mengatakan pemenuhan BBM di 3 T itu adalah keberpihakan pemerintah masih ada. Untuk kedepan bisa masuk ke desa desa dengan tidak melihat kacamata keadilan saja tetapi tahapan keadilan dengan mengerakkan pertumbuhan ekonomi.

Pria yang di pangil Ifan itu menegaskan lihatlah kecamatan di 3 T itu adalah merupakan wilayah wilayah baru menjadi potensi pertumbuhan ekonomi di indonesia.

Lanjut Ifan pengunaan tersebut harus melalui mekanisme APBN walaupun mengunakan uang iuran hal ini harus disesuaikan dengan Undang undang Migas.

Diketahui hingga saat ini program bbm satu harga di 3 T sudah mencapai sekitar 170 titik dwngan enelan harga 200 milyar Untuk rencana lima tahun kedepan adalah ditargetkan sekitar 500 titik. jadi yang belum terpenuhi adalah sekitar 330 titik lokasi BBM Satu harga.

“Dari 1,3 yang dipakai BPH Migas untik 3T adalah 200 milyar, dan untuk tahun depan 2020 dianggarkan sebesar 247 miliar artinya masih ada sekitar 1 triliun yang belum di pakai untuk kepentingan hilir migas. Ini yang mestinya bisa dimanfaatkan,” ungkap Ifan, Kamis ( 15/8). (Red)

Baca Juga  Ekspor Indonesia Agustus 2019 Turun 7,60 Persen

Photo Credit : Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Migas Fanshurullah. TELEGRAF

Bagikan Artikel



Komentar Anda