BNI Syariah Raih The Best Sharia Bank

“Penghargaan ini menjadi sebuah spirit bagi BNI Syariah untuk menjaga kepercayaan dan amanah yang diberikan masyarakat. Dalam hal ini BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner berkomitmen untuk memberikan solusi perbankan syariah bagi seluruh stakeholders. Dimulai sejak dini hingga masa tua melalui berbagai produk dan layanan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, melainkan juga kebaikan untuk kehidupan akhirat”

BNI Syariah Raih The Best Sharia Bank

Telegraf, Jakarta – Penghargaan Tempo Media Group bekerjasama dengan Indonesia Banking School yang merupakan penghargaan tahunan kepada institusi perbankan di Indonesia meliputi Bank Konvensional, Bank Syariah dan BPD, dimana tahun ini diikuti 106 Bank Konvensional dan 12 Bank Umum Syariah. Menunjuk kembali BNI syariah sebagai bank syariah terbaik dalam kategori The Most Reliable Bank dan The Most Efficient Bank kategori Bank Syariah Aset diatas Rp 10 Triliun.

Penghargaan ini sudah yang ke 5 dalam ajang Indonesia Banking Award 2018 yang d gelar di Jakarta tertanggal akhir September yang lalu.

“Penghargaan ini menjadi sebuah spirit bagi BNI Syariah untuk menjaga kepercayaan dan amanah yang diberikan masyarakat. Dalam hal ini BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner berkomitmen untuk memberikan solusi perbankan syariah bagi seluruh stakeholders. Dimulai sejak dini hingga masa tua melalui berbagai produk dan layanan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, melainkan juga kebaikan untuk kehidupan akhirat”, papar Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo melalui pres rilis yang di teriama redaksi telegraf.

Diketahui Aset BNI Syariah Desember 2017 mencapai Rp34,82 Triliun atau naik sebesar 23,0 persen dari Desember 2016 (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 19,0 persen. Dari sisi bisnis, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp23,60 Triliun atau naik 15,14 persen (yoy) sejalan dengan pertumbuhan industri sebesar 15,16 persen. Dalam menyalurkan pembiayaan, BNI Syariah terus menjaga kualitas pembiayaan, dimana tahun 2017 BNI Syariah mampu menekan rasio Non Performing Financing (NPF) sebesar 2,89 persen, dibawah rata-rata industri yang mencapai 4,77 persen.

Selain pembiayaan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga mencapai Rp29,38 Triliun atau naik 21,2 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 19,8 persen. Komposisi Dana Pihak Ketiga tersebut didominasi oleh dana murah (Giro dan Tabungan) yang mencapai 51,60 persen melalui kerjasama institusi, universitas serta perusahaan fintech.

Baca Juga  Hari Ini Rupiah Menguat ke Angka Rp 15.180 Per Dolar AS

Dari sisi efisiensi, tercatat per Desember 2017 rasio BOPO dan CIR BNI Syariah dibawah rata-rata industri perbankan syariah. Rasio BOPO BNI Syariah sebesar 87,62 persen lebih rendah dibandingkan rata-rata industri sebesar 89,62 persen. Selain itu rasio CIR (Rasio Cost to Income) BNI Syariah sebesar 55,74 persen lebih rendah dibandingkan rata-rata industri sebesar 69,56 persen. (Red)


Credit Photo : Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (kiri) bersama Direktur Tempo Media Group, Meiky Sofyansyah (kanan) saat menerima penghargaan The Most Efficient Bank dalam ajang Indonesia Banking Award 2018/Istimewa


Share