BNI Syariah Catat Laba Bersih Rp 202,9 Miliar di Kuartal ke Dua

"Dari sisi bisnis, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp25,1 Triliun atau naik 11,4 persen dengan kontribusi pertumbuhan pembiayaan pada segmen komersial 22,0 persen diikuti Hasanah Card 14,6 persen, SME 12,3 persen, konsumer 7,8 persen dan mikro 2,9 persen,"

BNI Syariah Catat Laba Bersih Rp 202,9 Miliar di Kuartal ke Dua


Telegraf, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah mencatat laba triwulan kedua naik sebesar 23,0 persen setara Rp202,9 miliar di banding tahun lalu yang mencapai Rp165,1 miliar.

Abdullah Firman Wibowo Direktur Utama BNI Syariah mengatakan dalam konfrensi pers kinerja BNI Syariah triwulan ke dua di Kantornya , Jl. H.R Rasuna said, kuningan Jakarta Selatan.

Firman menjelaskan pertumbuhan itu ditopang oleh ekspansi pembiayaan, peningkatan fee based income (peningkatan pendapatan berbasis biaya), dan ratio dana murah (CASA) yang optimal.

“Dari sisi bisnis, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp25,1 Triliun atau naik 11,4 persen dengan kontribusi pertumbuhan pembiayaan pada segmen komersial 22,0 persen diikuti Hasanah Card 14,6 persen, SME 12,3 persen, konsumer 7,8 persen dan mikro 2,9 persen,” ungkap Firman Kamis (26/7).

firman juga mengatakan komposisi pembiayaan sampai dengan bulan Juni tahun 2018 terdiri dari segmen Konsumer sebesar Rp12,9 Triliun (51,5%), diikuti segmen Kecil dan Menengah sebesar Rp5,5 Triliun (22,0%), segmen Komersial Rp5,3 Triliun (21,0%), segmen Mikro Rp995,5 Miliar (4,0%), dan Hasanah Card Rp387,5 Miliar (1,5%).

Sementara itu dalam menyalurkan pembiayaan Firman menerangkan, terus menjaga kualitas pembiayaan, yang mana pada bulan Juni tahun 2018 rasio Non Performing Financing (NPF) BNI Syariah sebesar 3,04 persen, dibawah rata-rata industri yang mencapai 4,06 persen (data SPS per April 2018 BUS-UUS).

Baca Juga :   Kemenhub Pastikan Pergerakan Transportasi Terkendali

Dan untuk pernghimpunan Dana Pihak Ketiga mencapai Rp32,4 Triliun atau naik 21,5 persen. Yang mana angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 16,5 persen (data SPS per April 2018 BUS-UUS) dengan jumlah nasabah sebesar 2,6 juta. Komposisi Dana Pihak Ketiga tersebut didominasi oleh dana murah (Giro dan Tabungan) yang mencapai 52,8 persen. (Red)


Credit Photo :BI Syariah Catat laba Bersih Rp 202,9 Miliar di Kuartal ke Dua/telegraf


Atti K.

close