BCA Syariah Catatkan laba Rp25 Miliar pada Semester 1 2018

BCA Syariah Catatkan laba Rp25 Miliar pada Semester 1 2018

"Laba perusahaan pada pertengahan tahun ini senilai Rp25 miliar meningkat sebesar 25% yoy, salah satunya ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan sebesar 21.3% menjadi Rp4.7 triliun (yoy),"

BCA Syariah Catatkan laba Rp25 Miliar pada Semester 1 2018


Telegraf, Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) merilis kenaikan laba di semester 1 sebesar 25 persen setara dengan 25 miliar dibanding tahun lalu. Didorong oleh tumbuhnya pembiayaan yang mencapai 4,7 triliun Year on Year (yoy) naik 21,3 persen.

Hal itu diungkapkan Presiden Direktur BCA Syariah, John Kosasih dalam paparan kinerja perusahaan semester 1 2018 di kantornya, Jakarta.

“Laba perusahaan pada pertengahan tahun ini senilai Rp25 miliar meningkat sebesar 25% yoy, salah satunya ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan sebesar 21.3% menjadi Rp4.7 triliun (yoy),” ungkapnya Selasa (31/7).

John menjelaskan selain laba, aset BCA syariah juga mengalami peningkatan sebesar Rp6,4 triliun, naik 18,6 persen dibanding tahun lalu yang mencatat aset sebesar Rp5,4 triliun. Dimana pertumbuhan aset BCA Syariah salah satunya didukung oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp5.2 triliun atau tumbuh sebesar 21.8% dibandingkan posisi Juni 2107 sebesar Rp4.2 triliun.

Untuk rasio pembiayaan bermasalah tetap berada pada level yang rendah dan sehat dengan NPF Gross 0.73% dan NPF Nett 0.31%. Pertumbuhan pembiayaan senantiasa diiringi dengan upaya untuk menjaga kualitasnya, “BCA Syariah konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan prudential banking practice dan hasilnya Alhamdulillah kami dapat mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabil,” kata John.

John menambahkan penyaluran pembiayaan masih fokus pada sektor produktif khususnya segmen komersial diikuti oleh UMKM dan sector konsumer.

Untuk terus meningkatkan pertumbuhan perusahaan BCA Syariah terus menerapkan strategi-strategi yang tepat diantarannya kondisi perekonomian globa serta kondisi perbankan Indonesia dan asumsi pertumbuhan yang disampaikan oleh Regulator. Guna mencapai target pertumbuhan dikisaran 15-20% hingga akhir tahun 2018. (Red)


Credit Photo : Presiden Direktur BCA Syariah, John Kosasih (paling kiri)


Atti K.

close