Bank Syariah Mandiri Bukukan Laba Rp605 Miliar di Tahun 2018

"Pembiayaan tumbuh 11,63 persen dri tahun 2017 sebesar Rp60.69 triliun menjadi Rp67.75 triliun, dan dana pihak ketiga tumbuh 12,28 persen yoy dari Rp77,90 triliun menjadi 87,47 triliun dengan cost of funnya 44.46 triliun tumbuh 10,16 persen untuk cost of funnya"

Bank Syariah Mandiri Bukukan Laba Rp605 Miliar di Tahun 2018

Telegraf, Jakarta – PT Bank Syariah Mandiri (BSM) membukukan laba bersih senilai Rp605 miliar pada 2018. Angka tersebut naik 65,74 persen (yoy) dibandingkan perolehan laba bersih pada 2018 yang sebesar Rp 365 miliar.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Bank Mandiri Syariah Toni Eko Boy Subari dalam paparan kinerja 2018 di kantornya Jakarta.

Peningkatan laba tersebut Toni menjelaskan ditopang oleh membaiknya Fee Based Income (FBI) sebesar 19,4% yang semula Rp943 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp1,13 triliun per akhir 2018.

Selain di topang dari FBI juga disokong oleh pertumbuhan pendapatan margin bagi hasil bersih yang meningkat Rp402 miliar atau secara tahunan tumbuh 5,52% menjadi Rp7,69 triliun per akhir 2018. Pendapatan margin bagi hasil bersih Perseroan pada tahun 2017 sebesar Rp7,29 triliun.

Untuk asset BSM juga mengalami kenaikan sebesar 11,83 persen setara dengan 98,34 triliun dibanding tahun lalu yang tercatat 87,94 triliun.

Pembiayaan tumbuh 11,63 persen dri tahun 2017 sebesar Rp60.69 triliun menjadi Rp67.75 triliun, dan dana pihak ketiga tumbuh 12,28 persen yoy dari Rp77,90 triliun menjadi 87,47 triliun dengan cost of funnya 44.46 triliun tumbuh 10,16 persen untuk cost of funnya,” tutur Toni Senin, (11/3).

Toni melanjutkan pertumbuhan pembiayaan tersebut diiringi dengan perbaikan kualitas yang tercermin dari penurunan NPF Nett turun dari 2,71% menjadi 1,56%, untuk segmen Ritel mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi yaitu tumbuh sebesar 15,49% semula Rp34,59 triliun per akhir 2017 menjadi Rp39,95 triliun per akhir 2018. Adapun pembiayaan segmen Wholesale (Korporat dan Komersial) tumbuh 6.5 persen (year on year) semula Rp26,1 triliun pada akhir 2017 menjadi Rp27,79 triliun pada akhir 2018. (Red)

Baca Juga  Raih Ramadhan Berkualitas Melalui Green Ramadhan dari BNI Syariah

Credit photo : Direktur Utama PT Bank Mandiri Syariah Toni Eko Boy Subari usai menyampaikan paparan kinerja tahun 2018/Telegraf


Share



Komentar Anda