Bank BTN Optimis Realisasi Kredit Oktober 2020 Capai 5 Triliun

"Sejak bulan April sampai September realisasi kredit menunjukan adanya perbaikan, di April dikisaran 1,8 triliun, untuk Juni ada peningkatan mencapai 3 triliun perbulannya dan berangsur mengalami kenaikan higga september yang lalu mencapai 4,4 triliun. Kita optimis bahwa realisasi kredit ini bulan bulan kedepan akan mengalami peningkatan dan bahka kita optimis di bulan Oktober sudah bisa melampaui angka 5 triliun per bulan"

Bank BTN Optimis Realisasi Kredit Oktober 2020 Capai 5 Triliun


Telegraf – Data yang di peroleh dari Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) menunjukan pertumbuhan perbankan nasional mengalami perlambatan, baik pertumbuhan kredit nasional yang hanya mengalami pertumbuhan 0,12 persen ini diakibatkan karena pandemi Covid -19 yang masih belum mereda. Pertumbuhan tersebut masih tergolong cukup baik, tetapi hal ini mempengaruhi juga pertumbuhan di sektor properti.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Pahala Nugraha Mansury, dalam agenda Media Session Paparan Kinerja Kuartal III/2020 melalui Zoom Webinar, di kantornya, Jakarta, Kamis (22/10).

Ia mengungkapkan walaupun pertumbuhan kredit pada sektor properti nasional menunjukan perlambatan, tidak untuk pertumbuhan kredit di bank BTN, dari April hingga September, walaupun di masa pandemi covid -19 realisasi kredit bulanan bank BTN menunjukan adanya perbaikan.

“Sejak bulan April sampai September realisasi kredit menunjukan adanya perbaikan, di April dikisaran 1,8 triliun, untuk Juni ada peningkatan mencapai 3 triliun perbulannya dan berangsur mengalami kenaikan higga september yang lalu mencapai 4,4 triliun. Kita optimis bahwa realisasi kredit ini bulan bulan kedepan akan mengalami peningkatan dan bahka kita optimis di bulan Oktober sudah bisa melampaui angka 5 triliun per bulan,” ungkap Pahala.

Lanjut Pahala di lihat dari segmen pertumbuhan realisasi kredit yang paling signifikan di sektor perumahan untuk Kredit Perumahan Rakyat (KPR) bersubsidi dimana realisasi kreditnya bulan September sudah bisa mencapai diatas 1,4 triliun dan mendekati 1,5 triliun. Selain itu juga ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan syariah yang mencapai 4,5 persen.

“Bank BTN mencatat telah menyalurkan kredit dan pembiayaan di segmen perumahan sebesar Rp231,34 triliun per kuartal III/2020. Pada segmen kredit non-perumahan, Bank BTN mencatatkan pemberian kredit senilai Rp23,57 triliun per kuartal III/2020. Dengan kinerja tersebut, BBTN mencatatkan posisi aset sebesar Rp356,97 triliun atau naik 12,89% yoy dari Rp316,21 triliun pada kuartal III/2019,” kata Pahala.

Pahala menambahakan pada kuartal III/2020, perolehan laba bersih Bank BTN melesat di level 39,72% secara tahunan (year-on-year/yoy). Perseroan tercatat mencetak laba senilai Rp1,12 triliun per kuartal III/2020, naik dari Rp801 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Bank BTN juga mencatat permodalan perseroan meningkat. Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan tercatat sebesar 18,95% pada September 2020, naik dari 16,88% di bulan yang sama tahun lalu. Peningkatan ini juga turut membuka ruang gerak yang lebih luas bagi Bank BTN untuk melakukan fungsi intermediasinya. (AK)


Photo Credit: Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Pahala Nugraha Mansury. FILE/Doc/Ist

 

Atti K.

close