Bahasa Indonesia Masuk Kedalam Kurikulum Universitas di Austria

"Kerja sama itu digagas kedua pihak pada tahun 2017. Program perdana pengajaran Bahasa Indonesia di University of Vienna dilaksanakan untuk periode Summer Semester yang secara resmi dibuka Dubes RI untuk Republik Austria Darmansjah Djumala, pada Maret lalu."

Bahasa Indonesia Masuk Kedalam Kurikulum Universitas di Austria

Telegraf, London – University of Vienna, salah satu universitas tertua dan terbesar di Austria kembali membuka program kelas Bahasa Indonesia yang secara resmi dimulai pada Winter Semester, yaitu Oktober-Januari 2019. Program yang diinisiasi Kedutaan Besar Republik Indonsia (KBRI) Wina didukung Kementerian Kebudayaan RI itu terbuka bagi mahasiswa dan staf University of Vienna, kata Pensosbud KBRI Wina, Danurdoro KM Parnohadiningrat di London, Inggris seperti dikutip dari Antara.

Program Bahasa Indonesia saat ini dibuka dua kelas untuk pemula dan satu kelas untuk tingkat lanjut (intermediate). Pada tingkat pemula, pembelajaran fokus pada penguasaan bahasa Indonesia untuk percakapan sehari-hari.
Sementara kelas intermediate lebih pada penguasaan tata bahasa dan pengembangan keterampilan membaca dan menulis.

Kerja sama itu digagas kedua pihak pada tahun 2017. Program perdana pengajaran Bahasa Indonesia di University of Vienna dilaksanakan untuk periode Summer Semester yang secara resmi dibuka Dubes RI untuk Republik Austria Darmansjah Djumala, pada Maret lalu.

Guna menunjang kesuksesan program, seorang tenaga pengajar didatangkan khusus dari Indonesia melalui program pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Berbeda dengan kelas Bahasa Indonesia periode Summer Semester sebelumnya, kelas Bahasa Indonesia pada Winter Semester secara resmi menjadi bagian dari kurikulum di University of Vienna di bawah Departemen Antropologi Sosial dan Kebudayaan Fakultas Ilmu Sosial.

Diharapkan mahasiswa tingkat sarjana dan pasca sarjana dari berbagai fakultas dan jurusan dapat mengambil mata kuliah Bahasa Indonesia dapat memperoleh tiga kredit point dalam sistem satuan kredit semester (SKS) yang berlaku di Universitas, yakni European Credit Transfer and Accumulation System credits (ECTS). Hal itu menjadi bagian dalam melengkapi jumlah SKS yang menjadi ketentuan kelulusan program studi mereka.

Darmansjah Djumala mengatakan KBRI Wina menyambut baik tentang resminya kelas Bahasa Indonesia masuk ke dalam kurikulum di University of Vienna. Bahasa Indonesia di kalangan akademisi dan masyarakat Austria diperlukan guna menunjang kerja sama riset dan pendidikan tinggi antar universitas kedua negara. Hal itu seiring dengan kecenderungan meningkatnya hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Austria. (Red)


Photo Credit : Suasana kegiatan belajar mengajar di Vienna University, Austria. FILE/Dok/Ist. Photo

 

Share



Komentar Anda