Bahas Virtual Currency, Pakar Blockchain Akan Berkumpul di Jakarta

"Teknologi Blockchain menjanjikan transparansi dan efisiensi, yang membawa hasil positif. Dengan dukungan dari pemerintah, industri dan masyarakat, kami pikir hanya masalah waktu sampai teknologi blockchain banyak digunakan di seluruh bangsa,"

Bahas Virtual Currency, Pakar Blockchain Akan Berkumpul di Jakarta

Telegraf, Jakarta – Menurut laporan dari International Decentralized Association of Cryptocurrency and Blockchain (IDACB), Jakarta merupakan salah satu dari 10 crypto-capital tertinggi di dunia. Peringkat ini, disusun oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berdasarkan penelitian terkait mata uang digital di seluruh dunia.

Jakarta dinilai sebagai kota yang telah menciptakan ekosistem untuk perdagangan, pertukaran kripto (crypto-exchanges), penambangan dan Initial Coin Offering (ICO). Namun, Pemerintah Indonesia sendiri masih bersikap skeptis terhadap perkembangan mata uang digital ini.

Bank Indonesia (BI) menegaskan, virtual currency termasuk Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Kendati demikian, Pemerintah membebaskan masyarakat menggunakan uang digital menjadi alat investasi dengan risiko ditanggung sendiri.

Sejak pertama kali hadir, teknologi mata uang virtual yang ditandai dengan kemunculan Bitcoin pada 2009 ini telah mengalami perkembangan yang amat pesat di seluruh dunia. Komunitas bisnis pun menunjukkan minat yang semakin besar akan peluang baru ekonomi digital.

Untuk menguak berbagai potensi dan solusi terkait mata uang kripto, CryptoEvent menggelar konferensi di Indonesia. Adapun inisiator konferensi adalah perusahaan CryptoEvent dari Rusia, penyelenggara acara blockchain massal di Eropa dan Asia.

“Teknologi Blockchain menjanjikan transparansi dan efisiensi, yang membawa hasil positif. Dengan dukungan dari pemerintah, industri dan masyarakat, kami pikir hanya masalah waktu sampai teknologi blockchain banyak digunakan di seluruh bangsa,” kata CEO CryptoEvent, Nikolay Volosyankov, dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (13/04/18).

Acara konferensi #CryptoEvent ini akan dihadiri oleh keseluruhan komunitas cryptocurrency mulai dari pakar otoritas di blokchain, kepala ICO, spesialis blockchain, hingga investor dan penambang. Secara total, acara #CryptoEvent ini akan mempertemukan 1.500 peserta dari 20 negara.

Lebih dari 30 ahli blockchain akan menyampaikan pidato mereka, CEO perusahaan di seluruh dunia, pemilik platform blockchain inovatif, proyek ICO terbesar, pengacara, dan analisis blockchain. Delegasi akan membahas masa depan uang digital, aspek hukum uang digital di berbagai negara, ICO, transformasi ICO-marketing dan keamanan informasi.

Workshop akan diadakan di dua aula, Red Hall dan Green Hall. Tema atau materi yang dibawakan adalah investasi dalam mata uang kripto, ramalan masa depan, pilihan strategi investasi dan ICO.

Beberapa pembicara telah mengkonfirmasi partisipasi mereka. Di antaranya adalah Oscar Darmawan, Pendiri & CEO dari Indonesia Digital Asset Exchange, Fakhrul Razi AB, CEO & Pendiri Pinkexc Sdn Bhd, Lukasz Zeligowski (Polandia), CEO easyMINE Robert Ryu, Co-founder dan Chief Strategy Officer Tristar Ventures dan lainnya.

Peserta konferensi akan memiliki kesempatan untuk melihat presentasi proyek ICO di Red Hall pada 12 Mei 2018. Konferensi ini juga akan menampilkan pameran dari perusahaan uang digital, dengan lebih dari 50 stan.

Berbagai jenis perusahaan akan tampil di sini seperti dana investasi, proyek ICO, pemasok peralatan pertambangan, layanan untuk perdagangan, konsultasi dan perusahaan pemasaran, platform blockchain dan organisasi terkait lainnya. (Red)


Photo Credit : Para pakar Blockchain dar berbagai negara akan bahas soal Virtual Currency. | Coinchain.info

 

Share