AW 101, Dirancang Sebagai Heli Paling Aman di Dunia

"Meski sama-sama di kelas helikopter kelas medium, AgustaWestland AW101 punya spesifikasi jauh lebih canggih ketimbang dari keluarga Super Puma. Yang paling kentara bisa dilihat AW101 mempunyai tiga mesin, jumlah bilah baling-baling ada 5, lapisan baja anti peluru, dilengkapi anti jamming, dan tersedianya ramp door di bagian belakang."

AW 101, Dirancang Sebagai Heli Paling Aman di Dunia


Telegraf, Jakarta – Dalam film agen rahasia 007 James Bond, sang sutradara melibatkan Helikopter AgustaWestland AW 101 dalam filmnya untuk menyerbu sebuah kastil. Adegan demi adegan menegangkan di tampakkan oleh test pilot AW 101 dalam film berjudul Sky Fall yang meraup box office sebagai salah satu film paling laris.

AgustaWestland sangat bangga produknya digunakan dalam film James Bond tersebut. Pabrik merger Agusta (Italia) dan Westland (Inggris) ini memang merancang AW 101 sebagai produk Heli angkut paling aman (safety) dan nyaman di dunia.

AW101 adalah helikopter generasi terbaru atau generasi ketiga yang digunakan di banyak negara di seluruh dunia. Heli ini dipesan sejumlah negara sebagai Heli serbu militer hingga angkutan VVIP kepala negara.

Meski sama-sama di kelas helikopter kelas medium, AgustaWestland AW101 punya spesifikasi jauh lebih canggih ketimbang dari keluarga Super Puma. Yang paling kentara bisa dilihat AW101 mempunyai tiga mesin, jumlah bilah baling-baling ada 5, lapisan baja anti peluru, dilengkapi anti jamming, dan tersedianya ramp door di bagian belakang.

Ada tiga versi yang ditawarkan AW. Pertama, heli untuk transportasi Kepala Negara dan VVIP. Varian kedua, untuk heli militer serbu dan SAR. Dan yang ketiga sebagai Search and Rescue (SAR). Untuk versi alat angkut militer, heli ini dapat membawa 38 pasukan bersenjata lengkap. Namun saat ruang cargo disulap untuk rombongan presiden, maka konfigurasi hanya diperuntukkan untuk 10-13 kursi saja.

Berdasarkan paparan di situs resmi agustawestland.com, pada versi VVIP digunakan tiga mesin tipe General Electric CT7-8E turboshaft dengan teknologi Full Authority Digital Engine Control (FADEC).

Teknologi FADEC memungkinkan heli untuk terbang dengan satu mesin dengan tetap mempertahankan high performance. Secara umum, AW101 dapat terbang selama 6,5 jam. Bahkan dimungkinkan untuk melakukan pengisian bahan bakar di udara (air refuelling). Dengan kapasitas bahan bakar 4.094 liter, AW101 VVIP sanggup terbang sejauh 1.360 km dan kecepatan jelajah 278 km per jam.

Sebagai varian untuk pejabat tinggi dan kepresidenan, AW101 VVIP yang demo unitnya pernah ditampilkan di ajang Helitech 2013, dilengkapi tingkat keselamatan tinggi, baik pada proteksi anti peluru dan proteksi terhadap benturan bila terjadi crash. Kabarnya poin anti peluru menjadi elemen prioritas untuk heli kepresidenan RI ini. Bahkan bila anggaran memungkinkan, AW101 TNI AU bisa juga dipasangi perangkat anti jamming, anti rudal, dan lainnya.

Baca Juga :   BPPT Terus Kembangkan Kecerdasan Artifisial Untuk Memperkuat Operasi TMC

Untuk kenyamanan dan keamanan Presiden, tersedia kabin yang terluas di kelas heli medium, yakni kompartemen dengan tinggi 1,83 meter dan lebar 2,49 meter. Heli ini dilengkapi dua pintu, yakni pintu tangga samping VVIP, dan pintu belakang lewat ramp door untuk keluar masuk staf dan pasukan pengawal. Kelengkapan lain di ruang kabin mencakup sistem secure communication, kamar kecil/toilet, peralatan medis, kursi staf/pengawal, perangkat informasi/hiburan, dan perlindungan balistik. Kabin AW101 VVIP pun dipastikan punya fitur low noise dan efek getaran yang rendah.

Bagaimana dengan sistem avioniknya? Untuk sistem avionic mengacu pada AW101 versi Combat SAR, kedua pilot dilengkapi fasilitas Night Vision Goggle (NVG) yang kompatibel dengan glass cockpit, fully integrated communications, dan mission management systems yang memberi gambaran situasional nyata kepada pilot tentang situasi yang dihadapi.

Secara khusus AgustaWestland menawarkan defensive aids suite untuk AW101 VVIP, komponen yang disertakan terdiri dari Radar Warning Receiver (RWR), Laser Warning System (LWS), Missile Approach Warning System (MAWS), Countermeasures Dispensing System (CMDS), dan Directed Infra-Red Countermeasures (DIRCM). Namanya juga helikopter untuk kepala pemerintahan dan kepala negara, rasanya untuk urusan keselamatan memang harus jadi prioritas.

Sampai saat ini, AW101 VVIP telah digunakan oleh pemerintah Arab Saudi, Nigeria, Turkmenistan, dan Algeria.

Spesifikasi AgustaWestland AW101 VVIP
– Panjang: 19,53 meter
– Diameter rotor: 18,59 meter
– Pilot: 2
– Penumpang: 10-13
– Mesin: 3x General Electric (GE) CT7-8E turboshaft
– Kecepatan jelajah: 278 km/jam
– Kecepatan maks: 309 km/jam
– Kapasitas bahan bakar: 4.094 liter
– Ketinggian terbang maks: 4.572 meter
– Berat lepas landas maks: 15,6 ton
– Payload maks: 5,4 ton
– Jangkauan terbang: 1.360 km
– Endurance terbang: 6,5 jam


 

Edo W.

close