Alexander Zverev Kena Diskors Selama 8 Pekan, Ini Penyebabnya

Tanggal:


Asosiasi Tenis Putra Profesional (ATP) memberikan skors delapan pekan kepada petenis nomor tiga dunia Alexander Zverev karena memukulkan raketnya ke kursi wasit dalam pertandingan di Acapulco bulan lalu, yang membuatnya dikeluarkan dari turnamen.

Zverev didenda 20.000 dolar AS atau sekitar Rp 287 juta karena perilaku tidak sportif dan kehilangan lebih dari 31.000 dolar AS atau sekitar Rp 445 juta hadiah uang dan semua poin peringkat yang diperoleh dari aksi tunggal dan ganda di turnamen Abierto Mexicano.

Setelah peninjauan, ATP menemukan bahwa petenis Jerman berusia 24 tahun itu telah melakukan “perilaku yang diperparah” dan didenda tambahan sebesar 25.000 dolar AS atau sektiar Rp 359 juta dan larangan delapan pekan bertanding di acara apapun yang disetujui ATP.

Melansir Reuters, Rabu (09/03/2022), ATP mengatakan bahwa larangan dan denda tambahan, dengan ketentuan bahwa selama masa percobaan yang berakhir satu tahun setelah insiden itu, Zverev tidak akan dikenakan denda lagi untuk perilaku tidak sportif.

Setelah kalah di nomor ganda di Acapulco dan kesal karena panggilan telepon dalam pertandingan, Zverev mendekati kursi wasit Alessandro Germani dan nyaris memukulnya saat dia mengayunkan raket sebelum menuju ke kursi tepi lapangannya.

Runner-up AS Terbuka 2020 itu kemudian mendekati kursi wasit untuk kedua kalinya dan memukulnya lagi sambil meneriakkan sumpah serapah.

Sesaat sebelum pertandingan berakhir, Germani memberikan pelanggaran kepada Zverev karena berteriak dan mengumpat sebagai protes atas pukulan yang dianulir. Zverev, yang merupakan juara bertahan tunggal, meminta maaf atas perilakunya.

Hukuman terbesar dalam tenis putra hingga saat ini dijatuhkan kepada petenis Australia Nick Kyrgios pada 2019 karena merusak kursi wasit dan menghancurkan dua raket. Setelah didenda awal 113.000 dolar AS, dia diberi larangan 16 pekan dan denda tambahan 25.000 dolar AS usai penyelidikan ATP.

Fabio Fognini dari Italia juga diskors sementara untuk dua turnamen Grand Slam dan didenda 96.000 dolar AS setelah AS Terbuka 2017, saat dia melontarkan bahasa vulgar kepada wasit ketua asal Swedia Louise Engzell dalam kekalahannya pada babak pertama.

Photo Credit: Alexander Zverev Kena Diskors. (Instagram @alexzverev123)
Adarory

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya
Telegraf

Kemampuan Digital Harus Beradaptasi Dengan Pemanfaatannya

Telegraf - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dewan...

Jokowi dan Ganjar Pranowo Takziah ke Kediaman Buya Syafii

Telegraf - Kabar duka menyelimuti tanah air. Cendekiawan muslim...

Sosok Panutan Itu Telah Pergi, Buya Syafii Wafat Hari Ini

Telegraf - Umat Islam bahkan bangsa Indonesia kehilangan sosok...

PLN Buka Program Tambah Daya, Bisa Lewat Aplikasi

Telegraf - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat memanfaatkan program...