Aksi Demo Jilid III 212 Berjalan Lebih Damai Kondusif dan Terarah

"Sekarang sudah dibawa lagi sama laskar, mungkin diserahkan ke polisi,"

Aksi Demo Jilid III 212 Berjalan Lebih Damai Kondusif dan Terarah

Telegraf, Jakarta – Ribuan massa yang telah beranjak meninggalkan Monas, berjalan berarakan dengan damai dan tertib, seusainya dilaksanakan ibadah sholat Jum’at di Monas.

Meski peserta demo diguyur oleh hujan, namum mereka cukup tertib dan berkonvoi sampai kearah Tugu Tani dengan melakukan orasi dan menyerukan tuntutannya, agar Ahok segara di adili dan di proses secara hukum.

Dari para peserta demonstrasi tersebut ada diantaranya santri dari Ponpes Daarut Tauhid, sekelompok wanita yang  turut membantu kebersihan di seputar kawasan Monumen Nasional, setelah acara sholat Jum’at berakhir. Mereka mengumpulkan sisa-sisa sampah para demonstran, yaitu kertas-kertas bekas alas untuk sholat Jum’at.

Begitu juga dengan petugas Dinas Kebersihan DKI, menyatakan bahwa Pemda DKI telah menyiapkan para petugas kebersihan untuk membersihkan sampah – sampah sisa demo. Tapi disana bisa kita lihat juga bahwa para pendemo itu dengan sadar ikut malah ikut membersihkan sampah-sampah yang ada disana.

“Biarpun kami memang tukang bersih-bersih, paling tidak ada tanggung jawab yang demo buat buang sampah pada tempatnya,” ujar salah seorang petugas kebersihan.

Begitu juga dengan Plt Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono yang langsung mengecek kondisi Monas pasca aksi demo 212 itu. Dia meminta kepada para  petugas kebersihan agar secepatnya membersihkan sampah yang tersisa dari peserta demo hingga pukul 16.00 WIB.

Polisi Amankan Seorang Pria Yang Diduga Melakukan Provokasi

Petugas mengamankan seorang pria paruh baya yang diduga hendak memprovokasi selama aksi 212 yang berlangsung di Monas, Jakarta. Pria ini digelandang ke salah satu tenda milik Polri untuk diinterogasi.

Sekretaris Jenderal Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Selatan Habib Mahdi mengatakan, pria tersebut membagikan selebaran di tengah massa tanpa koordinasi dengan panitia GNPF MUI.

“Tadi laskar yang mengamankan dengan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ujar Mahdi di lokasi, Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (2/12).

Menurutnya, pria paruh baya itu hendak memprovokasi ketika pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sedang berorasi.

“Sekarang sudah dibawa lagi sama laskar, mungkin diserahkan ke polisi,” ucap dia.

Satu per satu massa meninggalkan Lapangan Monas untuk kembali ke kediaman masing-masing. Namun, sebagian dari mereka tampak kebingungan mencari jalan menuju kendaraan yang akan mengangkut mereka dari kawasan Monas dan Masjid Istiqlal. (Red)

Foto : Ribuan massa ikuti Demo 212 tuntuk Ahok soal penistaan agama. | Telegraf Photo/Koeshondo W.W.


Tanggapi Artikel