Akhir Desember, Progres Pekerjaan MRT Jakarta Telah Capai 90%

“Mulai Januari 2018, kami juga akan menyetop kunjungan masyarakat yang ingin melihat proyek MRT ini. Hal ini dalam rangka mempercepat pekerjaan dan risikonya juga sudah terlalu berbahaya bila tetap diperbolehkan ada kunjungan,”

Akhir Desember, Progres Pekerjaan MRT Jakarta Telah Capai 90%

Telegraf, Jakarta – PT MRT Jakarta optimistis pada akhir Desember 2017 ini, progres pengerjaan konstruksi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I mencapai 90,14 persen. Perinciannya adalah struktur bawah tanah sebesar 95,13 persen dan struktur layang sebanyak 85,2 persen.

Per 15 Desember 2017, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mencatatkan, pengerjaan konstruksi fase I sebesar 88,56 persen, terdiri dari struktur bawah tanah sebanyak 94,59 persen dan struktur layang mencapai 82,59 persen.

Dia menambahkan, PT MRT Jakarta memang menggenjot pengerjaan konstruksi sepanjang 2017 ini karena memang dijadikan sebagai tahun akselerasi konstruksi.

“Awal tahun 2017, kita lihat perbandingan antara struktur layang dan bawah tanah berbanding hampir dua kali lipat, lebih banyak yang underground. Tapi, sekarang struktur layang sudah mengejar pekerjaannya. Bahkan, dalam satu bulan saja untuk pekerjaan depo di Lebak Bulus lompatannya mencapai 10 persen,” terang William di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

William menambahkan, MRT fase I ditargetkan beroperasi pada Maret 2019. Karenanya, pada tahun depan, pihaknya akan fokus pada persiapan operasi sambil terus melakukan finalisasi konstruksi. William menargetkan, pada Februari 2019, seluruh konstruksi dan sistem operasi MRT Jakarta fase I sudah dinyatakan siap.

“Mulai Januari 2018, kami juga akan menyetop kunjungan masyarakat yang ingin melihat proyek MRT ini. Hal ini dalam rangka mempercepat pekerjaan dan risikonya juga sudah terlalu berbahaya bila tetap diperbolehkan ada kunjungan,” imbuh William. (Red)

Photo Credit : Andrey Gromico


KBI Telegraf