Ahok Ingin Gratiskan Sarana Transportasi di Jakarta

“Memang arahnya itu, mau ke gratis. Sekarang mulai gratis terbatas. Sekarang kita sudah mulai buat orang yang gaji UMP, lansia, pegawai honorer Pemda, pelajar-pelajar sudah gratis, dulu kan pelajar masih bayar,”

Ahok Ingin Gratiskan Sarana Transportasi di Jakarta


Telegraf, Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki rencana untuk membebaskan biaya transportasi di DKI Jakarta bagi seluruh warga DKI Jakarta.

Hingga kini sudah beberapa golongan warga yang dapat menikmati transportasi umum, yakni TransJakarta secara cuma-cuma. Seperti pelajar dengan menggunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP), lansia, dan juga pengawai honorer pemerintah provinsi (Pemprov) DKI.

“Memang arahnya itu, mau ke gratis. Sekarang mulai gratis terbatas. Sekarang kita sudah mulai buat orang yang gaji UMP, lansia, pegawai honorer Pemda, pelajar-pelajar sudah gratis, dulu kan pelajar masih bayar,” kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).

Namun ia mengatakan masih ada permasalahan yang harus diselesaikan seperti penerapan Electronic Road Pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar untuk menggantikan sistem ganjil-genap. Rencananya ERP sendiri akan mulai diterapkan pada 2017. Nantinya dana pemasukan ERP bisa untuk mensubsidi transportasi di Jakarta.

“Tergantung ERP sama parkir mesin yang kita pasang. Kan nanti dari ERP kita sudah ada duit kira kira Rp 4 triliun sampai Rp 5 triliun. Kita nggak mau APBD tersedot terus menerus. Kita harus seimbang. Jadi kalau kita mau subsidi, harus ada sumber uangnya,” jelas Ahok.

Biaya sekali naik TransJakarta adalah sebesar Rp 3500. Nantinya Ahok berharap dapat mengratiskan Transjakarta untuk guru agama dan Ketua RT/RW.

“Ke depan guru agama, RT/RW nggak perlu bayar,” tutup Ahok. (Red)

Photo credit : Antara


KBI Telegraf

close