Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

d’AVERY merilis ulang lagu Hidup Hanya Sekali bersama Aiu Ratna. Aransemen baru rock alternatif 90-an dengan emosi kuat dan cerita panjang di baliknya.

Atti K. Minggu, 14 Desember 2025 | 16:48 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Band d’AVERY
Band d’AVERY
Bagikan
d’AVERY merilis ulang lagu Hidup Hanya Sekali bersama Aiu Ratna. Aransemen baru rock alternatif 90-an dengan emosi kuat dan cerita panjang di baliknya.
d’AVERY merilis ulang lagu Hidup Hanya Sekali bersama Aiu Ratna. Aransemen dengan emosi kuat dan cerita panjang di baliknya. (Foto: Dok. Istimewa.)

TELEGRAF – Band rock alternatif d’AVERY resmi merilis ulang single berjudul “Hidup Hanya Sekali” dengan menggandeng Aiu Ratna, mantan vokalis grup Garasi. Lagu ini merupakan aransemen baru dari karya yang sebelumnya dipopulerkan Garasi dalam album ketiganya pada 2011.

Kolaborasi ini sekaligus menandai kembalinya Aiu Ratna ke industri musik setelah cukup lama tidak terdengar kabarnya. Bersama d’AVERY, lagu Hidup Hanya Sekali hadir dengan nuansa yang lebih emosional, gelap, dan kuat, khas rock alternatif dengan akar musik era 1990-an.

Sejarah Lagu dan Keterlibatan d’AVERY

Phanoz, drummer d’AVERY, menjelaskan bahwa lagu Hidup Hanya Sekali ditulis oleh Dimas Pandu. Lagu tersebut kemudian digubah oleh Arlistha Wembri, bassist Garasi, untuk kebutuhan rekaman Garasi. Versi terbaru ini kembali digubah oleh Phanoz bersama d’AVERY.

“d’AVERY tetap membawakan lirik dan notasi asli yang ditulis oleh Dimas Pandu,” ujar Phanoz.

Menariknya, Aiu Ratna awalnya tidak mengetahui bahwa lagu tersebut memiliki sejarah personal dengan d’AVERY. Ia baru mengetahui bahwa Hidup Hanya Sekali ditulis oleh Dimas Pandu, yang juga dikenal sebagai Midas, vokalis d’AVERY.

“Aiu menyanggupi kolaborasi ini setelah mengetahui bahwa lagu tersebut memang sejak awal ditulis untuk ia nyanyikan di album ketiga Garasi. Namun, Aiu keluar dari Garasi sebelum proses rekaman dimulai,” jelas Phanoz.

Proses Panjang dan Kisah yang Tertunda

Midas mengungkapkan bahwa lagu Hidup Hanya Sekali sejatinya telah lama disiapkan khusus untuk Aiu Ratna. Namun, rencana tersebut tertunda karena Aiu keluar dari Garasi sebelum pengerjaan album dimulai.

“Sebenarnya lagu ini sudah saya persiapkan untuk Aiu di album ketiga Garasi, tetapi proses itu tidak pernah terwujud,” tutur Midas.

Kini, melalui d’AVERY, lagu tersebut akhirnya menemukan bentuk yang sesuai dengan visi sang pencipta. Bersama Phanoz, Midas menata ulang lirik dan notasi untuk menghadirkan komposisi baru yang berbeda dari versi sebelumnya.

Nuansa Rock Alternatif 90-an dan Lirik yang Relevan

Versi Hidup Hanya Sekali dari d’AVERY menampilkan karakter pop rock alternatif era 90-an dengan sentuhan ambient dingin yang sarat emosi. Lagu ini mengangkat tema hubungan yang retak akibat ego dan kegagalan komunikasi.

Penggalan lirik:

“Semestinya kita berdua bercerita tentang kita, tentang rasa dan harapan.
Seharusnya kau mencoba berbicara. Jangan diam, jangan bungkam dan menghilang,”

menjadi penekanan utama pesan emosional dalam lagu ini.

Menurut Midas, warna musik yang dihadirkan d’AVERY terasa relevan dengan kondisi masa kini. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang manusia yang terjebak dalam ego dan sikap individualistik.

“Ini adalah keresahan yang banyak dialami orang saat ini. Konflik yang dibiarkan berlarut karena ego bukanlah solusi. Hidup harus terus berjalan, dan move on sering kali menjadi jalan terbaik,” ujar Midas.

Identitas dan Visi d’AVERY

Band d’AVERY diperkuat oleh Phanoz (drum), Indra (gitar), Damien (gitar), dan Midas (vokal). Mereka mengusung visi untuk menghidupkan kembali atmosfer rock alternatif era 1990-an melalui lirik yang jujur dan emosional.

Midas menambahkan bahwa secara musikal, d’AVERY akan terus beradaptasi dan berinovasi tanpa meninggalkan identitas dasar band.

“Sejak awal, d’AVERY adalah grup band yang beranggotakan komposer dan arranger. Kami terus bertumbuh dan berkembang, baik secara individu maupun sebagai grup,” tandasnya.

Melalui Hidup Hanya Sekali, d’AVERY menyampaikan pesan reflektif bahwa hidup tidak seharusnya dihabiskan dalam hubungan yang mengekang dan komunikasi yang terputus. Lagu ini menjadi pengingat untuk terus melangkah dan jujur pada diri sendiri.

Tersedia di Platform Digital

Single “Hidup Hanya Sekali” versi d’AVERY telah resmi dirilis dan dapat dinikmati di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube, serta layanan streaming lainnya sejak 9 Desember 2025.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Konser Suarasmara
Musik

Andien dan Konser Suarasmara: Merayakan 25 Tahun dalam Simfoni Cinta dan Cahaya

Waktu Baca 8 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?