Bersepeda, Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Hingga Kurangi Risiko Kanker

Bersepeda, Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Hingga Kurangi Risiko Kanker

Telegraf, Jakarta – Jalanan ibukota saat ini banyak terlihat orang menunggangi sepeda. Berbagai macam model sepeda mengaspal di jalanan Jakarta.

Saking trennya saat ini, sejumlah pesohor juga ikut-ikutan membeli sepeda.

Ada artis Luna Maya, Nikita Mirzani, Vanessa Angel, Nirina Zubir dan suaminya Ernest, Agus Kuncoro, Hengky Kurniawan, komedian Wendi Cagur dan masih banyak lainnya.

Terbaru artis yang gemar bersepeda yakni Ivan Gunawan. Desainer berbadan bongsor ini baru saja membeli sepeda lipat seharga Rp 40 jutaan.

Ketika saat ini sepeda sedang menjadi trend, bersepeda sendiri memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan.

Berikut ini antara lain manfaat dari bersepeda:

1. Mengendalikan berat badan

Bersepeda adalah cara yang baik untuk mengendalikan atau menurunkan berat badan, karena bersepeda dapat meningkatkan tingkat metabolisme, membangun otot, dan membakar lemak tubuh. Bersepeda membantu Anda untuk memastikan bahwa pengeluaran energi Anda lebih besar daripada asupan energi, karena Anda membakar kalori saat sedang bersepeda.

2. Mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

Bersepeda secara teratur dapat merangsang dan memperbaiki jantung, paru-paru, sirkulasi darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Bersepeda akan memperkuat otot jantung dan mengurangi kadar lemak dalam darah. Hal ini dibuktikan dalam studi di Denmark yang menunjukkan bahwa orang yang bersepeda secara rutin akan terpelihara dari penyakit jantung di usia tua.

Baca Juga :   Hubungan Intim, Ini Area Tubuh Wanita Yang Enggan Disentuh Saat Bercinta

3. Mengurangi risiko kanker

Jika Anda mempertahankan pola makan yang sehat dan bersepeda secara teratur, maka hal tersebut akan membantu Anda dalam mengurangi risiko kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa orang yang memiliki tubuh bugar, bahkan di usia tua, berisiko lebih rendah untuk terkena kanker paru dan kanker kolorektal.

4. Mengurangi risiko diabetes

Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab diabetes. Bersepeda adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko diabetes. Sebuah studi di Finlandia menunjukkan bahwa bahwa orang yang bersepeda lebih dari 30 menit per hari memiliki risiko lebih rendah untuk terkena diabetes.

5. Meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi otot tubuh

Bersepeda dapat mencegah Anda mengalami patah tulang akibat jatuh. Meskipun bersepeda tidak secara khusus membantu osteoporosis, namun, bersepeda merupakan bentuk latihan yang ideal bagi penderita osteoporosis, karena bersepeda adalah latihan ringan yang hanya akan memberikan tekanan sedikit kepada sendi.

6. Mengurangi stres

Melakukan aktivitas fisik, termasuk bersepeda, akan membuat tubuh Anda memprodukdi hormon dopamin yang dapat meningkatkan rasa bahagia sehingga dapat mengurangi stres, atau bahkan depresi yang Anda alami.


Photo Credit: Warga Jakarta menggunakan masker bersepda di jalan protokol pada Minggu (07/06). MI/Andry Widiyanto