1.000 Tersangka Penyebar Video Porno Anak di Denmark di Polisikan

"Kepolisian Denmark menyatakan tuntutan itu sebagai peringatan kepada anak-anak muda agar tidak pernah membagikan video-video seks. Kasus ini juga muncul di tengah kekhawatiran tentang maraknya “sexting” di kalangan anak sekolah, yaitu mengirimkan teks, foto, atau video erotis lewat telepon genggam dan balas dendam pornografi."

1.000 Tersangka Penyebar Video Porno Anak di Denmark di Polisikan


Telegraf, Kopenhagen – Lebih dari 1.000 anak muda Denmark dituntut karena mendistribusikan video pornografi anak yang berisi adegan seks dua bocah berusia 15 tahun dari Facebook Messenger.

Langkah itu diambil, Senin (15/01/2018), setelah raksasa media sosial yang berbasis di California tersebut memperingatkan otoritas Amerika Serikat (AS) terkait video itu, bersamaan dengan sebuah foto eksplisit seksual yang disebarkan secara daring.

Polisi Denmark menerima notifikasi penyebaran video itu dari otoritas AS setelah diinformasikan oleh Facebook. Polisi menyatakan orang-orang itu dituntut karena membagikan gambar-gambar tidak senonoh kedua anak itu.

Beberapa tersangka berusia di atas 18 tahun dan telah dipanggil ke kantor polisi untuk diinterogasi. Sedangkan, para tersangka yang berusia di bawah 18 tahun telah dihubungi lewat orangtua mereka.

Kepolisian Denmark menyatakan tuntutan itu sebagai peringatan kepada anak-anak muda agar tidak pernah membagikan video-video seks. Kasus ini juga muncul di tengah kekhawatiran tentang maraknya “sexting” di kalangan anak sekolah, yaitu mengirimkan teks, foto, atau video erotis lewat telepon genggam dan balas dendam pornografi.

“Kami menangani kasus ini sangat serius karena memiliki implikasi besar bagi mereka yang terlibat ketika materi itu dibagikan,” kata Inspektur dari Kepolisian Zealand Utara Denmark, Lau Thygesen.
“Ini harus dihentikan,” tandasnya.

Thygesen mengatakan jaksa akan menilai setiap kasus, dengan hukuman mulai dari catatan kriminal sampai nama mereka tercatat di perlindungan anak selama 10 tahun. Tersangka yang berjumlah 1.004 orang berusia antara 15-20 tahunan. Kebanyakan membagikan video itu sekali atau dua kali, tapi beberapa tersangka membagikannya ratusan kali.

Baca Juga :   Putin Ucapkan Selamat Idul Adha Pada Umat Islam Dunia

Pusat Kejahatan Siber Nasional Denmark menyatakan kasus itu dimulai tahun lalu saat Facebook menerima laporan-laporan bahwa video-video seks dibagikan lewat Messenger. Perusahaan itu kemudian menghapus materi tersebut dan memperingatkan otoritas AS, yang selanjutnya menghubungi Europol dan kepolisian Denmark.

Otoritas tidak akan memberikan data detil korban yang berusia 15 tahun saat mereka direkam. Meskipun melakukan seks di usia 15 tahun adalah perbuatan sah di Denmark, namun membagikan gambar-gambar seks dari anak berusia kurang dari 18 tahun adalah tindakan kriminal.

“Ini bisa menjadi pelanggaran pasal 235 hukum pidana, distribusi pornografi anak,” sebut pernyataan polisi Denmark. (Red)

Photo Credit : Shutterstock


KBI Telegraf

close