Wujudkan Kemandirian Geospasial Untuk Kedaulatan Bangsa, BIG Adakan Campaign Tolak Gratifikasi

“Karena kita cukup cape mendengar Operasi Tangkap Tangan (OTT) lah, segala macam ini itulah, dan kami dari pimpinan BIG mengharapkan gratifikasi dari segala bentuknya tidak adalah, di BIG tentunya ini himbauan tapi mudah mudahan ditaati oleh setiap karyawan BIG”

Wujudkan Kemandirian Geospasial Untuk Kedaulatan Bangsa, BIG Adakan Campaign Tolak Gratifikasi

Telegraf, Cibinong – Dalam rangka rangkaian Hari lnformasi Geospasial sekaligus Ulang Tahun BIG yang ke-48, Badan Informasi Gesopasial (BIG) berupaya menjadi instansi yang bersih dan akuntabel sehingga dapat membawa Indonesia mencapai “Kemandirian Geospasial Untuk Kedaulatan Bangsa”.

Hal itu diungkapkan kepala BIG Hasanuddin Z Abidin usai Funwalk dan Public Campaign Pengendalian Gratiflkasi, di Lapangan Badan Informasi Geospasial dan Ecology Park Cibinong Science Center LIPI, Cibinong, Bogor, dengan diikuti oleh seluruh PenyeIenggara Negara dan pegawai BIG, Jumat, tanggaI (13/10/17).

“Karena kita cukup cape mendengar Operasi Tangkap Tangan (OTT) lah, segala macam ini itulah, dan kami dari pimpinan BIG mengharapkan gratifikasi dari segala bentuknya tidak adalah, di BIG tentunya ini himbauan tapi mudah mudahan ditaati oleh setiap karyawan BIG,” ungkap Hasanuddin.

Campaign Pengendalian Gratifikasi dengan mengundang KPK untuk memberi pencerahan mengenai gratifikasi ini adalah bentuk komitmen besar penyelenggara negara dan aparatur sipiI negara (ASN) di lingkungan Badan Informasi Geospasial (BIG) menolak adanya gratifikasi. Selain campaign juga penandatanganan pernyataan komitmen penerapan program pengendalian gratifikasi pada tanggaI 12 November 2015, dan membentuk unit pengendaIian gratirfikasi (UPG) meIaIui keputusan KepaIa BIG Nomor 11 Tahun 2017 tentang Unit PengendaIian Gratifikasi (UPG) di Lingkungan BIG.

Saat di singung mengenai jika di lingkungan BIG kedapatan OTT Hasanuddin menjelaskan perinsipnya mengikuti hukum yang berlaku karena itu sudah arahan pimpinan negara, pokonya tidak ada lagi gratifikasi, korupsi dan macem macem.
Hasanudin juga menerangkan bahwa adanya pengawasan internal yaitu melalui system dan aturan aturan dalam inspektorat, yang utama adalah kesejahteraan pehawai harus dinaikkan, selain itu juga sepiritual juga harus ditingkatkan, yang lebih lagi contoh pemimpin harus menjadi teladan, kalau diatasnya kelihatannya main main di bawahnya juga akan mengikuti.

BIG berkomitmen penuh untuk menolak Gratifikasi, juga sebagai warning bagi seIuruh jajaran pimpinan dan pegawai di BIG bahwa gratifikasi harus ditolak. Mengusung tema ‘NO GRATIFICATION‘, diharapkan tidak ada insan di BIG yang menerima Gratifikasi sehingga menyebabkan seorang pegawai melakukan tindakan yang bertentangan dengan kewajiban dan tugasnya. (Red)

Credit Photo: Atti Kurnia/telegraf.co.id


 

Share
Loading...