Skandal Data, Senat AS Cecar Mark Zuckerberg

"Ketua komite Perdagangan, Ilmu Pengetahuan dan Transportasi Senat AS John Thune, membuka sidang dengan nada keras."

Skandal Data, Senat AS Cecar Mark Zuckerberg

Telegraf, Washington – CEO Facebok Inc Mark Zuckerberg pada Selasa waktu Amerika Serikat (AS) atau Rabu WIB (11/04/18) memberikan kesaksian di Kongres Amerika Serikat, menyusul skandal penggunaan data pribadi yang melilit jaringan media sosial miliknya.

Pria berusia 33 tahun itu menghadapi pertanyaan-pertanyaan dalam sidang bersama komite Perdagangan dan Peradilan Senat AS.

Ketua komite Perdagangan, Ilmu Pengetahuan dan Transportasi Senat AS John Thune, membuka sidang dengan nada keras.

Beberapa jam sebelum sidang berlangsung, orang-orang menunggu dalam antrean di dalam Gedung Kantor Senat Hart di sepanjang ruang sidang. Beberapa di antara mereka membawa kursi lipat, sementara lainnya berdiri atau duduk di lantai.

Di luar gedung Kongres, kelompok pemrotes daring Avaaz menjajarkan 100 guntingan gambar Zuckerberg sebesar badannya, yang mengenakan kaos bertuliskan “Fix Facebook”.

Zuckerberg, yang mendirikan Facebook dari kamar asramanya di Universitas Harvard pada 2004, sedang berjuang membuktikan kepada para pengecamnya bahwa ia adalah orang yang tepat untuk terus memimpin perusahaan, yang telah berkembang menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Facebook menghadapi krisis kepercayaan di mata penggunanya, pemasang iklan, karyawan serta penanam modal setelah 87 juta penggunanya, yang sebagian besar tinggal di Amerika Serikat, disalahgunakan oleh Cambridge Analytica.

Cambridge Analytica adalah perusahaan konsultan politik, yang salah satu kliennya adalah tim kampanye pemilihan Presiden AS Donald Trump. (Red)


Photo Credit : Mark Zuckerberg memberikan kesaksian di Kongres Amerika Serikat, menyusul skandal penggunaan data pribadi. | AP Photo/Andrew Harnik

Share



Loading...