Haul Sesepuh Pondok Pesantren Buntet, Berbagai Lapisan Masyarakat Ikut Sholawatan

“Kegiatan ini sudah rutin, namun biasanya tidak disini. Sengaja saya arahkan kegiatannya disini, sekaligus memperingati haul,”

Haul Sesepuh Pondok Pesantren Buntet, Berbagai Lapisan Masyarakat Ikut Sholawatan

Telegraf, Cirebon – Lantai atas asrama Al-Istiqomah Pesantren Buntet, kediaman almarhum Almaghfurlah KH. Abdullah Abbas terlihat sesak dengan hadirnya ratusan anggota masyarakat. Beberapa kelompok masyarakat yang hadir diantaranya terlihat pengurus Gerakan Indonesia Maju (GIM), sejumlah anggota Pagar Nusa (PN) bahkan terlihat pula dihadiri oleh Geng Motor XTC dan anak Punk serta kelompok masyarakat lainnya.

Kehadiran mereka ditempat yang menjadi salah satu saksi bisu pertemuan para kiai, saat Gus Dur meminta izin para kiai untuk maju dalam pencalonan presiden tersebut adalah untuk mengikuti sholawatan yang dilaksanakan pada kamis malam 5 April 2018 lalu dan dipimpin langsung oleh putra Kiai Dulah, yaitu KH. Ayip Abbas, atau biasa orang memanggilnya Kang Ayip.

“Kegiatan ini sudah rutin, namun biasanya tidak disini. Sengaja saya arahkan kegiatannya disini, sekaligus memperingati haul,” ujar Kang Ayip.

Kang Ayip memang sudah lama “berteman” dengan Geng Motor. Mereka secara rutin diajak bersholawat oleh Kang Ayip dengan cara bersholawat ke sejumlah masjid, atau ditempat lainnya. Sering juga, ratusan anggota XTC itu, mendatangi langsung ke kediaman Kang Ayip di Padabeunghar, Kuningan.

Pada acara tersebut Ketua Umum Gerakan Indonesia Maju (GIM) Rajasa Brotodiningrat mengatakan, ”Kang Ayip adalah sosok ulama yang selalu mau berteman dengan siapa saja, dalam setiap kesempatan saya nongkrong bersamanya, beliau selalu berkata bahwa sholawatan adalah dalam rangka memberikan nutrisi bagi jiwa. Dan saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, bahkan geng motor yang kerap mendapat stigma sebagai kelompok berbahaya telah terjadi proses perubahan pada setiap individu mereka menjadi positif.”

Gerakan Indonesia Maju (GIM) sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kang Ayip dan akan terus turut serta dalam secara aktif dalam kegiatan ini.

Baca Juga  Terlibat Penyuapan, Politisi PKS Dilapaskan ke Sukamiskin Oleh KPK

“Indonesia membutuhkan kegiatan-kegiatan yang memberikan kesejukan dan bukan yang memancing keributan, Revolusi Mental membutuhkan aplikasi yang sederhana namun nyata membawa kearah kemajuan. Bukan hanya kegiatan ini saja, namun Gerakan Indonesia Maju juga akan terus bersama para Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat lainnya yang terus bergiat dengan tujuan yang serupa.” Tegas Rajasa. (Red)


Photo Credit :  Haul Pesantren Buntet, di kediaman almarhum Almaghfurlah KH. Abdullah Abbas terlihat sesak dengan hadirnya ratusan anggota masyarakat. | File/Dok/Ist. Photo

Share



Loading...